Serka Sukarji Belajar Mencangkok Tanaman Buah | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Serka Sukarji Belajar Mencangkok Tanaman Buah

Pati, Detik Sumsel – Tanaman sawo (Manilkara zapota) telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Tanaman ini sering ditanam sebagai tanaman pekarangan, tanaman pelindung dan penahan erosi serta sebagai tanaman obat. Di beberapa daerah tanaman ini diusahakan di areal yang cukup luas.

Sampai saat ini kebanyakan masyarakat belum memelihara tanaman sawo secara intensif, sehingga produksi tanaman tidak maksimum. Disamping itu bibit yang dipakai kebanyakan masih merupakan bibit asal biji yang produksi sehingga kualitas buahnya berbeda dengan tanaman induknya.

Kali ini Serda Sukarji anggota Satgas TMMD Reguler ke-111 Kodim 0718/Pati akan mencoba belajar kepada Supardi tentang pelaksanaan pencangkokan sawo yang baik dan benar, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga :   Inilah Salah Satu Keakraban Warga dengan Anggota Satgas TMMD Reguler 111 Kodim Pati

Supardi (52) warga Dukuh Kemiri, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken Kabupaten Pati, adalah petani buah-buahan. Terlihat di kebunnya banyak ditanami berbagai macam tanaman buah-buahan, seperti jeruk, jambu air, kelengkeng dan sawo.

Jenis tanaman buah yang ditanam Suparti tidak tanaman buah lokal, melainkan tanaman yang berkwalis dilihat dari hasil buahnya. Menurutnya, tanaman buah yang ia tanam di kebunya semuanya menghasilkan buah yang berkwalitas.

Sukarji mengatakan, tanaman buah yang berkwalitas bagus harganya cukup mahal, kita pun harus jeli dan faham dalam memilihnya. Tidak jarang orang yang tertipu dengan penjualan tanaman buah. Kalau memang sudah tahu kwalitas buahnya mending kita kembangkan dengan cara stek atau pun mencangkok.

Baca Juga :   Pengecatan Gedung Puskesmas Pembantu Desa Ketapang

“Cara membudidayakan tanaman buah dengan setek dan mencangkok tidak mempengaruhi hasil buahnya. Tetapi kita harus sabar, teliti dan faham betul bagaimana cara mencangkok tanaman sesuai dengan jenisnya,” tutur Supardi. (0718)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Protokol Kesehatan dan Kegiatan Ekonomi Bisa Berjalan Seiring

Jakarta, Detik Sumsel- Dokter relawan COVID-19 Fajri Adda’I meminta, jika nanti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *