Setahun Sembunyi di Jakarta, DPO Pembunuhan ini Diringkus Tim Tekab 134 | Detik Sumsel
BNI"
Yogi Tersangka Buronan Kasus Pembunuhan Diamankan Unit Tekab 134 Polresta Palembang
Yogi Tersangka Buronan Kasus Pembunuhan Diamankan Unit Tekab 134 Polresta Palembang

Setahun Sembunyi di Jakarta, DPO Pembunuhan ini Diringkus Tim Tekab 134

Palembang, Detik Sumsel, – Setahun lebih dalam pelarian dengan menyandang status DPO atau buronan ternyata tak membuat polisi kecele dengan pemuda satu ini, Yogi (29) DPO kasus Pembunuhan yang saat ini berhasil diringkus Unit Tekab 134 Polresta Palembang, Selasa,(3/9).

Warga Lorong Kuto Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang ini diamankan Polisi tanpa perlawanan ditempat persembunyiannya di ibu kota Jakarta.

“Atas laporan keluarga korban kita melakukan penyelidikan, hingga berhasil menangkap tersangka Yogi Saputra ditempat persembunyianya di Jakarta. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polresta Palembang untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin, Selasa (03/09).

Diketahui, Yogi diamankan lantaran telah melakukan penusukan terhadap korbanya yakni Jay (40) Warga lorong Semajid kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang hingga tewas. Kejadian tersebut terjadi pada Mei 2018 lalu, di Jalan K.H Azhari Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang tepatnya di bawah Jembatan Ampera.

Diketahui, saat itu tersangka bertemu dengan korban di TKP sempat minum tuak dan ngobrol bersama. Lalu korban meminta uang sebesar Rp 300 ribu, dikarenakan tersangka sudah menggelapkan motor korban, tetapi tersangka hanya menyanggupi sebesar Rp 50 ribu.

Korban memaksa untuk dibayar sampai malam hari, karena merasa tersinggung tersangka langsung memukul korban dengan gelas bekas minum tuak dan menusuk paha kanan korban dengan pisau yang sudah dibawa oleh tersangka dari rumah, atas penusukan tersebut korban meninggal dirumah sakit Bari palembang dan keluarga korban pun melaporkan tersangka ke Polresta Palembang.

Sementara itu, tersangka Yogi saat ditemui diruangan Penyidik Pidum mengatakan, kesal terhadap korban yang terus menagih uang kepadanya.
“Awalnyo kami minum tuak samo-samo pak, mungkin sudah mabuk galo jadi dio ini (korban.red) baseng bae ngomongnyo, dio nagih duet depan uwong banyak, aku tesinggung laju kutujah pahanyo, Habis nujah aku langsung kabur lari ke Jakarta, aku dak tau dio mati. Selamo setahun aku lari ke Jakarta begawe serabutan pak,” tukasnya.(vot)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Unsri Minta Perkara Yudisium tak Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan Seksual

Indralaya, Detik Sumsel- Pihak rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri) akhirnya buka suara terkait salah seorang mahasiswi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *