Sikapi Corona, Wabup OKI Imbau Warga Tak Punic Buying | Detik Sumsel
Pemprov
Istimewa

Sikapi Corona, Wabup OKI Imbau Warga Tak Punic Buying

Kayuagung, Detik Sumsel — Pemerintah daerah bersama Forkopimda OKI memastikan ketersediaan dan harga bahan pangan di pasaran aman hingga Ramadhan nanti. Pemkab juga mengimbau warga tidak perlu melakukan panic buying.

“Ya, warga jangan punic buying dengan membeli bahan pokok secara berlebihan. Semua oersediaan bahan pangan dipasaran cukup aman,” kata Wakil Bupati (Wabup) OKI, HM Dja’far Shodiq didampingi Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy, S.Ik dan Komandan Kodim 0402/OKI, Letkol CZI Zamroni, S.Sos saat melakukan pemantauan langsung di Pasar Kayuagung, Jumat (20/3/2020).

Menurut Wabuo Shodiq, dari hasil pemantauan di pasar, harga sembako masih tergolong stabil. Bahkan ada beberapa jenis bahan pokok yang harganya turun seperti beras.

“Alhamdulillah harga masih stabil seperti daging, sayur, telur, beras. Kita pantau tadi rata-rata masih stabil dan belum ada kenaikan signifikan,” jelas Shodiq.

Shodiq meminta warga OKI tak perlu panik, pemerintah memastikan stok kebutuhan untuk warga dipastikan aman.

“Supaya tidak ada warga yang menimbun atau belanja berlebihan. Ini menjaga agar tidak terjadi panic buying,” ucap Shodiq.

Dijelaskan Shodiq, kegiatan ini dilakukan juga untuk memastikan apakah isu yang berkembang saat ini yang menyebut bahwa Covid-19 berdampak ke ekonomi atau tidak.

“Hasilnya kita lihat semuanya masih relatif normal,” ujar Shodiq.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Palupessy dan Komandan Kodim 0402/OKI, Letkol CZi Zamroni, S.Sos kompak untuk turut memantau ketersediaan pangan dengan harapan tidak ada permainan seperti menimbun atau sebagainya yang membuat bahan-bahan pokok atau kebutuhan masyarakat menjadi langka.

“Jadi berbelanja sesuai kebutuhan saja dan jangan main-main bagi spekulan. Jangan juga coba-coba ambil keuntungan dari kondisi seperti ini,” singkat Kapolres OKI.(Iyan)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Diduga Ada Kekerasan, Polisi Bongkar Makam Madon untuk Dioutopsi

Palembang, Detik Sumsel — Satreskrim Polrestabes Palembang mendatangkan dokter forensik untuk membongkar makam Madon (14) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *