Simpan Sabu, Pemuda ini Ditangkap | Detik Sumsel
Pemprov
Pelaku yang Berhasil diamankan Anggota Sat Narkoba Polres Pagaralam. (Foto: Rendi/Detik Sumsel)

Simpan Sabu, Pemuda ini Ditangkap

Pagaralam, Detik Sumsel – Belum genap 2×24 jam setelah menangkap dua pelaku kasus Narkoba. Satuan Narkoba Polres Pagaralam kembali berhasil menangkap satu pemuda dengan lagi dengan kasus yang sama.

Pelaku yaitu Reo Pranata (27) warga Sidorejo Rt 013 Rw 005 Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagaralam Selatan. Yang tertangkap hari ini, Selasa (23/10) sekira pukul 06.15 pagi. Dengan tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Terminal Tanjung Payang, orong panorama desa permata hijau Rt 20 Rw 10 Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan.

Sebelum penangkapan tersangka petugas mendapatkan informasi bahwa di TKP kerap terjadi transaksi narkoba. Mendapat informasi tersebut anggota langsung melakukan pengintaian dan berhasil menangkap tersangka Reo bersama barang bukti (BB) 9 paket shabu-shabu dengan berat bruto 0,138 gram.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH melalui Kasat Narkoba AKP Syatifudin mengatakan, tersangka merupakan pelaku ketiga yang diamankan diminggu ini sebelumnya ada dua tersangka lain yaitu Hengki (18) dan Joni (23) dengan BB 3 Paket Shabu.

“Dua tersangka yaitu Hengki dan Joni kita tangkap pada minggu kemaren, sedangkan pagi tadi kita kembali berhasil menangkap Reo Pranata dengan BB 9 pakey Shabu,” katanya.

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Pagaralam bersama barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bahkan polres kembali mendalami sindikat peredaran narkoba di Pagaralam.

“Kita akan menggali informasi untuk menelusuri dari mana pelaku mendapatkan barang haram tersebut,”pungkasnya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Gubernur Akan Perbaiki Jembatan Gantung Desa Lontar

Baturaja, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru berjanji akan segera memperbaiki jembatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *