Sita Serentak Mampu Selamatkan Uang Negara Rp 1,9 Miliar | Detik Sumsel
BNI"
Petugas pajak tengah melakukan penyegelan.

Sita Serentak Mampu Selamatkan Uang Negara Rp 1,9 Miliar

Palembang, Detik Sumsel – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung melakukan kegiatan penagihan sita serentak, di  11 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung.

Dari 11 KPP yang ada, Kantor Pajak berhasil menyita aset wajib pajak dengan total aset sita senilai Rp 1,9 Miliar berupa tanah, kendaraan, dan aset lainnya.

Penyitaan yang dilakukan serentak di 11 KPP tersebar di seluruh KPP pajak di kabupaten kota di Sumsel, diantaranya yaitu KPP Madya Palembang, KPP Pratama Palembang Ilir Barat, Pratama Kayu Agung, Prabumulih, KPP Baturaja, Lubuk Linggau, Sekayu, KPP Pratama Pangkal Pinang, KPP Pratama Bangka, dan KPP Pratama Tanjung Pandan.

”Kita terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak (WP) dalam melunasi tunggakan pajak melalui penagihan pajak. Tetapi kami tetap mengedepankan penagihan pajak secara persuasif,” jelas M Ismiransyah M Zain selaku Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Babel, Jumat (15/09).

Ia menegaskan melalui kegiatan yang secara rutin digelar ini, diharapkan akan membuka mata WP, dan penunggak pajak pada khususnya, Kanwil DJP Sumsel dan Babel berkomitmen tinggi terhadap pelaksanaan penegakan hukum di bidang perpajakan.

“Kegiatan ini akan menimbulkan detterent effect bagi WP penanggung pajak di masa yang akan datang, sehingga negara dapat memperoleh haknya sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang,” pungkasnya.

Dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa disebutkan Penagihan Pajak adalah serangkaian tindakan agar penanggung pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Kecam Keras, Anton Nurdin : Mahasiswi Itu Pengurus Kami

Palembang, Detik Sumsel – Ketua dan pengurus KONI Kota Palembang, angkat bicara terkait dugaan pelecehan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *