Sopir Truk Batubara di PALI Dikeroyok, Kapolsek Bantah Tolak Laporan Korban | Detik Sumsel
Pemprov
Hal itu dialami Supendi (46) warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI yang sehari hari bekerja sebagai supir mengangkut batu bara di PT. Energate Prima Indonesia (EPI).

Sopir Truk Batubara di PALI Dikeroyok, Kapolsek Bantah Tolak Laporan Korban

PALI, Detik Sumsel- Naas dialami supir pengangkut batubara saat melintas di Kabupaten Penukal Abab Lamatang Ilir (PALI). Dia terpaksa menahan rasa sakit akibat dikeroyok oknum supir batu bara lainnya.

Hal itu dialami Supendi (46) warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI yang sehari hari bekerja sebagai supir mengangkut batu bara di PT. Energate Prima Indonesia (EPI).

Pengeroyokan terjadi di stock file batu bara yang berlokasi Desa Prambatan Kecamatan Abab Sabtu (2/4/2022) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari keterangan korban kejadian itu berawal ketika dirinya sedang mengendarai kenderaan truck mengangkut batu bara BG 8625 UI PT EPI Kabupaten PALI.

Sedang didalam perjalanan, tiba tiba ada kendaraan truck pengangkut batu bara yang lain melaju dengan kencang dan menyalib kendaraan korban sehingga menyerempet mengakibatkan kaca spion kendaraan korban kena senggol dan pecah.

Pelaku sendiri, sudah tahu kendaraan menyerempet dan memecahkan kaca spion truck yang dikendarai korban. Namun pelaku tidak menghentikan kenderaannya, malah masih melaju kencang begitu saja.

Korban berusaha mengejar pelaku yang mengendarai truck BG 8470 P.
Setelah berhasil dikejar, korban menegur pelaku agar pelaku berhati hati dalam membawa kendaraan karena pelaku sudah menyerempet dan memecahkan kaca spion truck yang ia kendarai lantaran pelaku ugal ugalan menyopir

Setelah ditegur korban, ternyata permasalahan itu tidak selesai disitu saja Diduga pelaku tidak terima ditegur korban, sehingga setiba korban di stock file batu bara PT.EPI.

“Saat membuka terpal, tiba tiba datang pelaku memeluk tubuh korban dari belakang, bersamaan waktu itu tiba tiba datang juga dua orang teman pelaku yang juga bekerja sebagai supir pengangkut batu bara pukul saya dibagian kepala dan tubuh sampai luka, ” kata Supendi ketika dibincangi awak media, sambil menahan rasa sakit dan darah menetes di kepalanya.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di muka, di kepala bagian belakang, luka memar di bagian belakang, serta luka di bagian tangan kiri dan merasa pusing. Beruntung korban sempat di selamatan teman korban dan mengantar pulang ke kediamannya.

“Belum sempat bongkar muat, aku pulang diselamatkan teman aku dan dibawah pulang ke rumah, ” katanya.

Setibanya di kediamannya di Desa Purun, korban langsung menuju kantor Polsek Penukal Abab yang berjarak sekitar 3 KM dari kediamannya untuk membuat laporan polisi. Namun laporan korban belum diterima Polsek Penukal Abab, lantaran korban belum melakukan visum dan belum menerima laporan berbetuk salinan LP (Laporan Polisi)

Menurut keterangan korban juga bahwa pelaku pengeroyokan atas dirinya adalah Inisial AD sopir truk BG 8470 P,inisial JK sopir truck BG 8996 JA dan inisial DD sopir truck BG 8966 D.

Sementara itu, Kapolsek Penukal Abab, AKP Alfian membenarkan kejadian itu, dan pihak membantah tidak menerima laporan itu, karena belum di visum.

“Kabarnya mereka nak berdamai, caknyo sudah diterima laporan itu tadi pagi, yang jelas visum dulu nanti hilang bukti, ” Kata Alfian ketika dihubungi melalui via handphone.

Disinggung ada kejadian susulan, antar kelompok sopir jika permasalahan pengeroyokan tidak diselesaikan oleh pihak berwajib maupun PT EPI. Dia menjawab Terima kasih atas informasi.

“Terima kasih atas informasinya,” jelas Alfian.(aw)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

H Tama Calon Tunggal Ketua Demokrat Ogan Ilir

Palembang, Detik Sumsel — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.