Sumsel Kaya Sumber Daya Alam, Kelola Limbah dengan Baik Agar Tak Jadi Malapetaka

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com—  17 Kabupaten/Kota Sumatera Selatan berpotensi dalam tambang namun juga berkontribusi menjadi penyumbang limbah.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi SumateraSelatan, Hendriansyah ST MSi dalam sambutannya, Selasa (6/12/2022).

Hendriansyah menuturkan Sumsel merupakan provinsi yang kaya sumberdaya alam tambang dimana terdapat 21 milyar batubara yg belum tereksploitasi, Sumsel juga memiliki potensi mineral logam berupa emas, biji besi, mineral hitam dan lainnya termasuk bahan radioaktif.

“17 kabupaten/kota memiliki potensi tambang ada juga perkebunan sawit, demikian dengan industri lainnya yang cukup besar berkontribusi menjadi sumber penyumbang limbah di Sumsel,” ujarnya.

Dikatakan Hendriansyah air asam  tambang apabila tidak dikelola dengan baik dan benar akan menyebabkan bahaya bagi lingkungan dan ekologi yang dapat mewariskan beban lingkungan yang berat maka pentingnya pengelolaan air limbah tambang.

“Maka hati-hati penanganan dan pengelolaaan air asam tambang, pabrik cpo dan industri lain harus dikelola dengan baik sehingga tidak menjadi malapetaka di lingkungan,” terangnya.

Di tempat yang sama Kepala Balai besar pengujian mineral dan batubara, Dr Julian Ambossadur Shiddiq ST MT menyebutkan melakukan pengelolaan dan pemantauan air limbah lingkungan hidup pertambangan PERMEN LHK nomor 93 tahun 2018 jo 80 tahun 2019 tentang Pemantauan kualitas air limbah secara terus menerus dan dalam jaringan bagi usaha dan atau Kegiatan.

“Maka dikembangkan Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan (SPARING) untuk memantau air limbah yang diproduksi,” tukasnya.

Pihaknya mengatakan SPARING tidak hanya dapat dioperasikan untuk tambang tapi telah digunakan pada perusahaan perkebunan dan tekstil di Sumsel dan jawa barat dalam pemantauan secara real time.

Komentar