Survei BPS, Pandemi Covid-19 Ubah Perilaku Masyarakat Sumsel, Rajin Pakai Masker dan Cuci Tangan | Detik Sumsel
Detik
Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih
Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih (maya/detiksumsel.com)

Survei BPS, Pandemi Covid-19 Ubah Perilaku Masyarakat Sumsel, Rajin Pakai Masker dan Cuci Tangan

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi Covid-19 dinilai telah mengubah perilaku masyarakat Sumatra Selatan mulai dari di rumah saja, menjaga jarak fisik hingga kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan diri.

Hal tersebut telah dipotret Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Selatan melalui survey yang melibatkan sekitar 1.792 responden.

Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih mengatakan 67,86 responden mengaku tetap berada di rumah selama pandemi Covid-19.

“Mereka pun tahu soal kebijakan phyisical distancing dan kebiasaan-kebiasaan baru yang mulai diterapkan,” katanya, Jumat (29/05).

Endang mengatakan dalam survei sosial demografi dampak Covid-19 itu, pihaknya memotret kebiasaan masyarakat dalam seminggu.

Hasilnya, mayoritas responden menggunakan masker, menghindari berjabat tangan, antrean panjang, menyentuh benda di area publik hingga menyentuh wajah.

“Responden juga sangat terbiasa mencuci tangan selama 20 detik dan menggunakan hand sanitizer,” katanya.

Namun demikian, masyarakat di Sumsel dinilai belum terbiasa menggunakan sarung tangan. Pasalnya, masih sekitar 68 persen yang tidak pernah atau jarang sekali menggunakan salah satu alat pelindung diri (APD) tersebut.

Endang menambahkan, perubahan perilaku dan kebiasaan warga Sumsel itu tentu berdampak pada pengeluaran masyarakat.

“Sebelumnya tidak kita anggarkan sekarang masuk dalam pengeluaran, seperti masker, hand sanitizer selanjutnya ini pun berpengaruh pada sektor usaha yang ada di Sumsel,” ungkapnya. (may)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Crew Kapal MV Charlotte Tewas Tengkurap Diatas Kapal di Perairan Tanjung Buyut

Palembang, Detik Sumsel — Seorang crew kapal MV Charlotte dilaporkan meninggal dunia diatas kapal diperairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *