Tahun 2023 Pemprov Sumsel, Rencanakan Pembugaran RLTH 100 Unit

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com — Sebanyak 45 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah direnovasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Sumsel.

Melalui Program Pembugaran Peremajaan Pemukiman Kumuh secara resmi telah diberikan kepada 45 kepala keluarga di kawasan Jalan Di Panjaitan, gang lama, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Senin (28/11/2022).

Gubernur Sumsel, H Herman Deru dalam sambutannya menyebutkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pada tahun 2023 mendatang pihaknya telah merencankan pembugaran RTLH untuk 100 unit rumah.

“Perangkat desa harus bisa turun langsung untuk bergotong royong demi mengurangi kawasan kumuh dilingkungan setempat,” ucapnya.

Deru mengatakan hendaknya masyarakat terbuka kepada petugas sensus terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar nantinya data yang telah dikumpulkan sesuai dengan kondisi masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Perkim Sumsel, Ir H Basyaruddin Akhmad Msc menerangkan dipilihnya wilayah Plaju lantaran kawasan kumuh paling banyak yakni di Plaju.

“Maka fokus ke plaju dulu dan semoga bisa menekan rumah-rumah yang tidak layak huni di kawasan plaju,” katanya.

Basyaruddin berharap rumah yang telah dibagikan dapat dipelihara baik dari sampah, sanitasi dan sebagainya agar tetap layak.

“Jangan sampai nanti kembali lagi kumuh karena  ketidak berdayaan untuk merawat rumah sendiri,” terangnya.

Diketahui dalam hal ini pihaknya melakukan pen

dataan rumah tersebut bekerjasama dengan lurah dan dinas Perkim kota Palembang.

“Kedepan tidak harus mempunyai sertifikat rumah atau hak milik namun hanya dengan surat keterangan dari camat saja,” tukasnya.

Komentar