Tak Kunjung Diusut, Warga Kertapati Ini Kembali Datangi Polrestabes Palembang Pertanyakan Laporannya

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang,Detiksumsel.com  –  Astri Puji Astuti (33) mendatangi Polrestabes Palembang untuk mempertanyakan kelanjutan kasus pengeroyokan yang dilaporkannya pada 28 Juni 2022 lalu.

Astri melaporkan mantan suaminya berinisial HN dan istrinya IM yang diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap dia di Jalan Swakarsa, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, pada 16 Juni 2022 sekitar pukul 11.00 lalu.

“Kami kesini, mempertanyakan kelanjutan laporan yang sudah berjalan sejak bulan Juni lalu. Tapi sampai sekarang, saya dapat info baru tahap lidik,” kata Astri didampingi dua saudaranya, Kamis (24/11/2022) sore.

Ia menyebutkan dua orang saksi yang ada saat peristiwa pengeroyokan sudah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan namun sampai sekarang HN dan IM selaku terlapor belum dipanggil. 

“Saksi yang ada di lokasi waktu kejadian sudah dipanggil. Saya takutnya terlapor bakal kembali mendatangi saya kalau belum diproses kelanjutannya, ” katanya. 

Astri menceritakan kronologi pengeroyokan itu berawal dari kedua terlapor yang hendak menjemput sang anak datang ke rumah. Namun terlapor langsung main kasar dengan menarik rambut dan mencekiknya. 

“Mereka itu mau jemput anak sekolah, tapi tidak ada karena lagi jajan. Mereka mengira anak ada di rumah saya, makanya datang langsung marah-marah,” kata Astri diwawancarai awak media.

Terlapor langsung marah-marah dan melakukan kekerasan kepadanya, selain ditarik rambut Astri juga dipukul, dicekik dan ditendang. 

“Saya ditendang sampai jatuh. Waktu itu lukanya di lutut dan tangan, ” ujarnya. 

Selain melakukan kekerasan, terlapor juga merusak pagar dan jendela kaca rumahnya.

“Pagar dan kaca kami juga dirusak oleh terlapor. Karena tak terima saya laporkan keduanya ke polisi, ” ujarnya. 

Ia berharap kepolisian segera memproses kelanjutan perkara tersebut. “Saya khawatir kalau mereka datang lagi ke rumah. Karena sebelumnya juga sudah pernah seperti itu, ” ujarnya. (depe)

Komentar