Tak Mau Bertanggung Jawab, DFR Aniaya Pacar

Iklan detik Sumsel

Prabumulih, Detiksumsel. com -– Habis manis sepah dibuang. Demikianlah peribahasa lama yang tepat bagi BMN. Terlanjur jauh dalam berhubungan dengan pacar, saat minta pertanggungjawaban justru dapat ‘hadiah’ luka dan memar dari sang pacar, DFR.

Tak senang dimintai pertanggungjawaban oleh sang pacar, DFR (19) justru gelap mata.  Hubungan suami istri yang terlanjur mereka lakoni, berujung penganiayaan menimpa BMN. DFR yang kesal, menganiaya pacarnya hingga luka dan memar di bagian kepala.

Tak terima, korban pun melaporkan aksi penganiayaan DFR ke SPKT Polsek Prabumulih Timur. Hingga, akhirnya DFR diamankan petugas dari Tim STSB Polsek Prabumulih Timur pimpinan Ipda Haryoni Amin SH guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum pada Rabu (12/10/ 2022) sekitar pukul 20 di kediamannya di Kecamatan Prabumulih Selatan.

Usai diamankan DFR, kini dibawa ke Mapolsek Prabumulih Timur guna pemeriksaan lebih lanjut terkait penganiayaan dilakukan kepada korbannya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Bobby Eltarik SH MH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Haryoni Amin SH MH membenarkan hal itu.

“Motif penganiayaan, pelaku DFR tidak mau bertanggung jawab ketika dimintai pertanggungjawaban oleh korban. Korban menuntut karena telah digauli beberapa kali. Tetapi, pelaku menolak bertanggung jawab dan memukul korban,” sebut Bobby, Kamis, (13/10/ 2022).

Akibat perbuatannya, pelaku DFR dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ancaman pidananya, selama 2 tahun 8 bulan. “Sementara untuk proses hukum, pelaku menjalani penahanan di Mapolsek Prabumulih Timur,” pungkasnya. (rosmerry)

Komentar