Tak Tahan Sering Dianiaya, Warga Jalan Temon Palembang, Laporkan Adik Kandung Ke Polisi

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang,DetikSumsel.com –  Septiana Rahayu (34) warga Jalan Temon, Lorong Asam Kelurahan 27 Ilir Kecamatan Ilir barat II Kota Palembang hanya bisa menahan rasa sakit pasca dipukul adik kandungnya IHW (29), Senin (26/9/2022).

Kejadian yang dialami korban tersebut juga viral di jagat maya Instagram, yang mana korban menjelaskan bahwa pelaku tidak berprikemanusiaan menyiksa orang tua dan kakaknya tanpa ada sebab.

“Pelaku itu adek kandung, sudah 10 tahun nyikso wong tuo dan aku. Bahkan bapak aku yang sedang sakit struk dibagian mulut dan di tendangnya,”ujar korban saat dihubungi via telp, Kamis(29/9/2022).

Menurutnya, perilaku yang dilakukan oleh pelaku itu sudah 10 tahun terakhir  dilakukan pasca pelaku di pecat dari satuan TNI.

“Iya di pecat dari tentara karena kesalahan dia yang tak sesuai dengan kenyataan. Dari situah perubahan sikapnya berubah yang memukul bahkan mengancam untuk membunuh bila tidak diberi uang,”jelasnya.

Dari keterangannya setiap hari pelaku meminta uang kepada orang tua senilai  Rp100 ribu – 2 juta.

“Saking sayangnya dengan korban, orang tua tahan jual tanah senilai Rp250 juta untuk menghidupinya selama ini,”Katanya

Akibat dari penganianyaan yang dilakukan oleh pelaku korban alami Luka memar dan bengkak pada mata sebelah kiri, dan luka lecet berdarah pada hidung.

“Saat ini pelaku ke Jambi tidak ada disini, dan saya sudah membuat laporan ke Polsek IB 2 Palembang. Malu aku dengan laki aku tebiru gusi di mulut aku dibuatnyo,”Katanya.

Sementara itu, Kapolsek Ilir Barat 2 Palembang Kompol Irene membenarkan bahwa laporan sudah dibuat oleh korban di tempatnya berdinas.

“Ia benar korban sudah melapor, dan saat ini dalam pengejaran,”Katanya.

Komentar