Takut Bermasalah, Pemilik Bengkel Motor Sanksi Beli Oli dari Freelance dan Sales | Detik Sumsel
Detik
Ilustrasi

Takut Bermasalah, Pemilik Bengkel Motor Sanksi Beli Oli dari Freelance dan Sales

Palembang, Detik Sumsel — Sebagian besar bengkel sepeda motor di kota Palembang untuk pelumas atau oli di pasok dari sales maupun freelance bukan dari distributor oli resmi. Seperti yang diungkapkan salah satu pemilik bengkel sepeda yang ada di Jalan Kol H Burlian Palembang.

Dengan meminta namanya disamarkan pemilik bengkel sepeda motor ia mengaku oli yang disuplai ke bengkelnya ia beli mulai dari sales hingga freelance yang datang langsung ke bengkelnya.

“Pernah juga ada distributornya dan ada yang langsung dari Jakarta yang menawarkan oli ke bengkel saya. Mereka titip dulu belum dibayar secara cash. Pembayarannya kadang dua bulan, kadang tiga bulan baru dibayar,”katanya A nama samaran.

Disinggung apakah oli yang disuplai ke bengkel asli atau palsu A mengaku tidak secara pasti, namun ia pernah mendengar ada gudang yang diduga meyimpanan oli palsu di Palembang.

“Kami tidak berani melapor, dan tidak mau ikut campur. Sales dan  freelance menyakinkan kami kalau ada apa apa mereka tanggung jawab. Tenang saja ada apa apa kami tanggung jawab, kata freelance dan sales ngomong sama kami,”bebernya.

Dikatakan A, sejak mencuatnya berita penggerebekan gudang oli palsu di Kalsel dan Tangerang beberapa waktu lalu, untuk saat ini ia sanksi untuk mengambil oli dari freelance, mungkin akan stop dulu menjual oli yang dibeli dari freelance dan akan melunasi hutang hutang oli yang belum dibayar.

“Sempat saya tanyakan sama freelance dan bos distributor nya. Itu kok ada berita oli palsu. Oli yang kamu titipkan ini, saya takut menjualnya soalnya saya tidak ngerti yang mana oli palsu dan oli asli. Kami cuma bengkel kecik jadi bingung nak jualnyo, kagek bermasalah pulok,”tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan A ia sudah sekitar lima bulan mengambil oli dari freelance, oli yang dijual freelance memang murah dibawah harga pasaran mereknya bermacam – macam semua jenis oli mereka ada. Freelance dan sales yang datang ke bengkel bukan satu tapi banyak mereka berganti – ganti.

“Yang kami tahu dari Freelance gudang oli mereka ini ada di Palembang inilah. Oli datang diantar oleh freelance dengan mobil minibus grandmax warna silver, kadang kadang mobil box. Kalau dulu sebelum ada berita oli palsu, mereka ngirim nyo kadang siang kadang sore. Freelance mengantar oli tergantung dari bengkel kami rami dan sepinya. Kami mengambil oli pernah sampai 1200 botol,”terangnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Polda – Polres Disebut Terima Aliran Dana Proyek di Muba, Ini Tanggapan Kapolda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Kesaksian tersangka Herman Mayori, Kadis PUPR Muba dalam sidang yang digelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *