Targetkan Penjualan 15 Ribu Unit Rumah | Detik Sumsel
Pemprov
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah DPD REI Sumsel Zawwy Salim bersama anggota REI lainnya saat merayakan HUT REI ke 50

Targetkan Penjualan 15 Ribu Unit Rumah

Palembang Detik Sumsel- Ditengah kondisi pandemi yang masih belum berakhir, Real Estate Indonesia (REI) Sumsel tahun ini menargetkan penjualan rumah all tipe sebanyak 15 ribu unit rumah. Target ini sama dengan target tahun lalu.

“Secara nasional kuota rumah subsidi tahun ini naik menjadi 200 ribu unit atau Rp 23 triliun dari tahun lalu 157.500 unit.” Jelas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah DPD REI Sumsel Zawwy Salim, Jumat (11/02)

Ditambahkanya, Kuota banyak sehingga terbuka kesempatan besar bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah MBR bisa mengajukan pembelian saat ini karena per daerah tidak dibatasi kuotanya jadi siapa yang bisa cepat menyerap lebih banyak maka itulah yang akan mendapat pembiayaan lebih besar.

Tahun lalu REI berhasil merealisasikan penjualan rumah 11 ribuan unit. Angka ini masih dikatakan baik mengingat saat ini pandemi sehingga semua sektor terdampak termasuk properti.

Dia bersyukur dua tahun pandemi sektor properti masih bisa bertahan dan teruji. Apalagi tahun ini ketidakpastian ekonomi masih menghantui karena adanya varian baru Covid-19 yang membuat pengusaha juga tetap waspada.

Dia berharap covid segera usai sehingga ekonomi bisa kembali puluh karena ada 174 industri turunan yang berkaitan langsung industri properti.

Jika sektor properti baik maka semua industri turunan itu bisa ikut terkerek naik juga. Begitu juga sebaliknya jika pandemi tidak kunjung usai maka bukan cuma sektor properti saja yang kesulitan tapi juga semua sektor lainnya.

“Optimis sektor properti tumbuh sesuai dengan tagline kami mewujudkan garda terdepan mewujudkan Indonesia tangguh,”Ungkapnya

Tantangan pandemi Covid-19 ini juga memaksa pengusaha properti mengajukan permohonan penyesuaian harga rumah MBR karena sejak dua tahun lalu harganya tidak naik. Normalnya setiap tahun harganya naik karena saat ini harga material bangunan juga tanah tetap naik meski harga rumah ditahan tidak naik dua tahun terkahir.

REI mengusulkan pengajuan kenaikan rumah 7 persen atau Rp 10,5 juta dari harga saat ini yakni 150,5 juta. Harga ini sama sejak dua tahun lalu. Jika disetujui maka harga rumah MBR akan naik menjadi Rp 161 juta.

Namun kabar gembiranya pemerintah tahun ini masih tetap memberikan kemudahan masyarakat memiliki rumah karena adanya insentif PPN DTP 2022 diberikan sebesar 50% dari insentif PPN DTP tahun 2021 sehingga atas penjualan rumah paling tinggi senilai Rp 2 miliar diberikan insentif PPN DTP sebesar 50%, sedangkan atas penjualan rumah dengan harga senilai Rp 2 miliar sampai Rp 5 miliar diberikan insentif DTP 25%.

Kebijakan ini berlaku untuk rumah yang unitnya ready dan juga rumah pertama bukan rumah kedua. (May)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

H Tama Calon Tunggal Ketua Demokrat Ogan Ilir

Palembang, Detik Sumsel — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.