Tega, Dua Remaja Ini Embat Ponsel Milik Sahabat Sendiri | Detik Sumsel
Pemprov
Oktapian dan Doni dua sekawan pelaku pencurian ponsel milik sahabat nya sendiri saat dihadirkan pres rilis tersangka dan barang bukti di Polsek Ilir Barat I Palembang

Tega, Dua Remaja Ini Embat Ponsel Milik Sahabat Sendiri

Palembang, Detik Sumsel — Jeruk makan jeruk, kata inilah yang tepat ditujukan kepada dua sekawan Oktapian (21) dan Doni (19). Bagaimana tidak keduanya tega mengambil ponsel sahabat karibnya sendiri yang sedang tertidur di indekos korban di Jalan Seruni Lorong Kebun Raya, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Senin (4/10).

Akibat ulahnya tersebut, dua sekawan ini harus mendekam di jeruji besi Polsek Ilir Barat I setelah korban melapor.

Saat tersangka Oktapian, Doni dan Nopel (DPO) datang ke indekos korban untuk ngobrol tak lama setelah itu pelaku izin pura-pura ke toilet untuk buang air kecil. Lantas diizinkan korban. Saat itu korban tidur melihat dua unit ponsel korban  merk Oppo A92 warna ungu, satu unit ponsel realmi C15 warna warna hijau dan satu buah jam tangan didalam kamar kedua tersangka langsung mengambil barang milik korban lalu kabur.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy A Tambunan mengatakan antara korban dan tersangka masih satu teman. Saat itu, ketiga tersangka mendatangi indekos korban untuk ngobrol. Tidak lama ngobrol tersangka minta izin pura pura ke toilet untuk buang air kecil.

“Saat itu korban terlihat sedang tidur di kamarnya. tersangka Oktapian langsung masuk ke kamar korban dan mencuri dua unit ponsel dan satu buah jam tangan milik korban, sedangkan dua tersangka lainnya menunggu diluar,” ujar Kapolsek Ilir Barat 1 Kompol Roy A Tambunan, Jumat (19/11).

Setelah itu, tersangka Oktapian langsung keluar dan menaiki sepeda motornya. Melihat Oktapian berada di atas motor tersangka Doni dan Nopel (DPO) langsung menghampiri.

“Mereka langsung pergi. Hasil curian tersebut langsung dijual para tersangka,” ungkap Roy.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 5,8 juta. Atas ulahnya tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.

“Kita imbau agar tersangka Novel (DPO) agar segera menyerahkan diri karena identitasnya sudah kita kantongi,” tutup Kompol Roy.

Sementara itu, tersangka Oktapian mengakui perbuatannya. “Yang merencanakan pencurian itu Doni,” katanya.

Setelah berhasil mencuri barang korban ketiga tersangka langsung menjualnya. “Kami jual. Masing-masing dari kami mendapatkan uang Rp 400 ribu, kalau saya uangnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tutupnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Amukan Sueb Renggut Lima Nyawa Warga Desa Bunglai, Ini Kronologisnya

Baturaja, Detik Sumsel – Warga Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan OKU berduka, 5 orang warga Dusun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *