Terapkan Prokes, Berlibur Jadi Aman | Detik Sumsel
BNI"
Sebelum masuk ke stasiun pun, petugas melaksanakan pemeriksaan yang ketat terhadap calon penumpang. Mereka diukur suhu badannya.

Terapkan Prokes, Berlibur Jadi Aman

Palembang, Detik Sumsel- Kereta Light Rail Transit (LRT) Sumsel telah menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan di angkutan umum. Penerapan disiplin yang tinggi membuat kepercayaan masyarakat menjadi meningkat. Mereka tidak takut lagi untuk bepergian menggunakan angkutan umum.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan sebagai operator PTKAI bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel sesuai arahan dari pemerintah, telah membatasi kapasitas penumpang yang naik LRT menjadi 70 persen. Dengan begitu, ada ruang yang lebih luas di dalam gerbong kereta bagi penumpang untuk melakukan jaga jarak satu sama lain.

Sebelum masuk ke stasiun pun, petugas melaksanakan pemeriksaan yang ketat terhadap calon penumpang. Mereka diukur suhu badannya. Jika melebihi ketentuan, mereka dilarang melanjutkan perjalanan. Lalu, wajib mengenakan masker. “Penumpang juga kami imbau untuk mengenakan setelan lengan panjang. Penumpang juga saat di dalam gerbong diminta untuk tidak berbicara satu sama lain. Untuk menghindari droplet,” ujar Aida saat dibincangi, Sabtu (12/12).

Aida menuturkan seluruh area stasiun dan gerbong kereta dibersihkan serta disemprot desinfektan secara berkala. Cairan hand sanitizer juga disediakan di tiap sudut ruangan. Sehingga, penumpang bisa menggunakannya setelah melakukan aktivitas.

“Aturan ini memang kami buat agar LRT Sumsel menjadi angkutan massal yang nyaman, aman dan sehat untuk dinaiki serta bebas dari penularan covid-19,” ujarnya.

Penerapan protokol kesehatan tidak hanya untuk penumpang tetapi juga untuk seluruh pegawai kereta api, dengan melakukan self assesment, screening test secara berkala, pengecekan suhu tubuh dan penggunaan APD yakni sarung tangan, masker, dan faceshield.

“Baik penumpang maupun petugas sama-sama dilakukan tindak pencegahan lebih dini. Sehingga perjalanan menjadi nyaman tanpa khawatir terjadi penularan,” ungkapnya.

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi akan membuat jumlah penumpang membludak. Kondisi tersebut sudah diantisipasi sejak awal dengan menambah jumlah perjalanan. Dari 22 perjalanan, kini jadwal LRT Sumsel bertambah menjadi 42 perjalanan.

“Penerapan prokes ketat ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum,” pungkasnya.(tet)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Teddy : Pelajar di OKU Telah Divaksin, Tahun Depan Optimis PTM

OKU, Detik Sumsel– Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Sumatera Selatan bekerjasama dengan Karang Taruna Kabupaten OKU …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *