Tergiur Keuntungan Delapan Persen, Mitra Koperasi DHD Lapor Polisi Tertipu 96 Juta | Detik Sumsel
Pemprov
Aries Ravivan SH, dan Ricky MZ SH CPL kuasa hukum Apriyandi korban penipuan koperasi DHD Farm Indonesia

Tergiur Keuntungan Delapan Persen, Mitra Koperasi DHD Lapor Polisi Tertipu 96 Juta

Palembang, Detik Sumsel — Merasa sudah teripuan Apriyandi (29) mitra Koperasi Darsa Harka Darussalam (DHD) Farm Indonesia yang beralamat di Jalan Residen H Amaluddin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang melalui kuasa hukumnya Aries Ravivan SH melaporkan ketua koperasi DHD ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel dalam perkara penipuan dan penggelapan Senin (4/10/2021). Laporannya sudah diterima dengan register Nomor : STTLP / 898 / X / 2021 / SPKT Polda Sumsel.

Ditemui usai membuat laporan Aries Ravivan SH menceritakan penipuan yang dialami kliennya berawal dari saat kliennya ikut investasi di koperasi DHD Farm Indonesia pada 7 September 2021 lalu dengan menanamkan modal senilai 96 juta ke koperasi DHD Farm Indonesia dengan keuntungan delapan persen dari investasi yang ditanamkan.

“Keuntungan delapan persen yang dijanjikan koperasi DHD kepada klien kami akan dibayarkan per periode. Setelah modal telah disetorkan, saat ditagih per tanggal 1 kemarin keuntungan yang dijanjikan tidak dibayarkan sehingga klien kami memutuskan untuk melaporkan ketua koperasi DHD dalam dugaan penipuan dan penggelapan di Polda Sumsel,”ujarnya didampingi Ricky MZ SH CPL kepada wartawan Senin (4/10/2021).

Dikatakan Aries uang senilai Rp 96 juta yang ditanamkan kliennya disetorkan sekaligus dari rekening bank mandiri ke rekening ketua koperasi. “Investasi yang ditawarkan pengelolaan ternak ikan lele organik. Namun klien kami tidak pernah melihat ataupun mengetahui kolam lele organik yang ditawarkan koperasi DHD bisa dikatakan pengelolaan lele organik itu fiktif,”bebernya.

Lebih lanjut dikatakan, Aries korban penipuan koperasi DHD ini banyak. Namun yang memenuhi unsur pidana adalah kliennya Apriyandi.

“Klien kami ini tidak mengetahui informasi kalau koperasi DHD ini sudah bermasalah tiga bulan yang lalu. Tapi klien kami baru bergabung menjadi mitra koperasi DHD sebulan lalu,”tambahnya.

Dengan laporan yang dibuat kliennya, Aries berharap pihak Polda Sumsel bisa menindak lanjuti laporan ini dengan melakukan penyelidikan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan korban dalam dugaan kasus penipuan dan atau penggelapan. “Saat ini laporan korban telah diterima dan masih dalam penyelidikan pihak Ditreskrimum Polda Sumsel,”singkatnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Hafal 30 Juz, Al Qur’an, Pemuda OKI Diganjar Apresiasi 

Kayuagung, Detik Sumsel-Bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Wakil Bupati (Wabup) Ogan Komering Ilir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *