Terlibat Kasus Penggelapan Motor, Bapak Empat Anak Ini Terancam Hukuman Empat Tahun | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Anggota Polsek Kikim Timur ketika melimpahkan Tarmizi ke Kejaksaan Negeri Lahat. Foto Heru/DS

Terlibat Kasus Penggelapan Motor, Bapak Empat Anak Ini Terancam Hukuman Empat Tahun

Lahat, Detik Sumsel — Sial kali ini menimpah Tarmizi (51), rencana bakal mendapat untung, malah buntung. Ketika warga Tanah Periuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas ini, ditinggal kabur oleh rekannya HR (28) masih buron. Membuatnya kini terpaksa mendekam dibalik jeruji besi.

Kamis (4/4), sekitar pukul 15.30 WIB, Tarmizi dilimpahkan tahap II oleh unit reskrim Polsek Kikim Timur pimpinan Ipda Chandra ke Kejaksaan Negeri Lahat. Lantatan diduga kuat ikut serta dalam tindak kejahatan penggelapan motor, kawasaki ninja warna hijau no pol BG 6382 EAA milik korban Belly Zanhendrik (21), warga Desa Lubuk Tampang Kecamatan Kikim Timur, Lahat.

“Kejadiannya Rabu (6/2) sekira pukul 16.30 WIB lalu. Tersangka ikut terlibat meyakinkan korban, dan dijanjikan diberikan imbalan Rp 200 ribu oleh HR,” terang Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kapolsek Kikim Timur Iptu Samsuardi, Kamis (4/3).

Kejadian yang menjerat bapak empat anak ini, bermula ketika Tarmizi yang berprofesi sebagai tukang ojek ini lagi menunggu penumpang. Tiba-tiba muncul HR, warga yang sama meminta ditemani kekediaman korban. Sambil mengendarai motor Kawasaki Ninja warna merah No.pol BM 4065 AN, HR dan Tarmizi menuju alamat yang tertera di sebuah postingan di media Online (OLX) itu.

“Tersangka hanya bertugas untuk menyakinkan korban. Pengakuan korban, tersangka ini dikenalkan oleh HR sebagai ayahnya,” ujar Ipda Chandra.

Merasa korban sudah terperdaya, HR pun meminta izin lakukan tes drive motor yang akan dibelinya. Korban pun tidak menaruh curiga, namun setelah menunggu hingga 20 menit, HR tidak kunjung kembali. Sedangkan Tarmizi tidak bisa pergi dari rumah korban, karena kunci sepeda motor yang membawanya rupanya ikut dikantongi oleh HR.

“Tersangka HR masih dalam buruan. Ini modus lama. Niat awal bisa membawa kedua motor, tapi kunci motor dibawa HR. Termizi kita jerat pasal 55,56 KUHP Junto 372 KUHP atau 378 KUHP,” ucap Chandra. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pipa Minyak Mentah Adera Bocor, Ini Penjelasan Pertamina

PALI, Detik Sumsel- Lagi-lagi pipa minyak mentah bocor milik Pertamina Hulu Rokan ( PHR) Regional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *