Terlilit Hutang Setelah Kalah dalam Pilkades, Yayan Nekat Berkebun Ganja | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Pelaku penanaman ganja ketika diamankan. Foto Heru/Ds 

Terlilit Hutang Setelah Kalah dalam Pilkades, Yayan Nekat Berkebun Ganja

Lahat, Detik Sumsel — Prestasi besar kali ini diukir personil gabungan Polres Lahat dan Kodim 0405 Lahat. Sebanyak 390 batang ganja siap panen, berhasil diamankan bersama tiga dari lima tersangka. diantaranya Yayan Ibnu Saleh (38), Harliansyah alias Anca (36) dan Dodi Irawan (35), di wilayah Desa Gelung Sakti, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat.

Yayan, yang mengaku selaku pemilik kebun mengatakan, dirinya nekat menanam ganja lantaran sudah ditahlukkan oleh uang. Pasalnya, akibat perekonomiannya melemah, sedangkan dirinya sudah dililit hutang. Yayan memilih menanam ganja, agar bisa mendapatkan uang dengan mudah.

“Nyalon Kades, la kalah. Aku ne miskin, utang la banyak. Aku la kalah, karena ditahlukkan uang,”ucap Yayan dengan logat daerahnya, saat dibincangi media ini, Jumat (8/2).

Baca Juga :   Pendaftaran CPNS Dibuka Besok, Pendaftar Harus Upload Foto 'Selfie'

Pria beranak tiga ini membeberkan, sebelum memutuskan menanam ganja, Yayan merupakan seorang petani. Sayangnya usaha tanaman cabai dan sayur yang digelutinya tumbang, akibat terserang hama. Sedangkan modal untuk kembali menanam Yayan sudah tidak punya.

“Inila yang muda nyari uang. Aku cuma nanam, tapi yang masarkanya Yuyun (DPO) . Punya aku ada sekitar 100 batang, baru berumur sekitar 4 bulan. Keuntungannya bagi rata. Kalau punya Yuyun, sudah berumur satu tahun lebih,” akui Yayan.

Dihadapan media ini, Yayan membeberkan, untuk menghasilkan uang dari tanaman ganja ini, masing-masing memiliki peran. Ia bersama Yuyun yang menanam. Anca dan Dodi, yang merawat. Arbin (DPO) dan Yuyun yang memasarkan. Untuk satu kilo daun ganja basah, dihargai Rp 2 juta sampai Rp 3,5 juta, dengan hasil penjualan dibagi rata.

Baca Juga :   Rp 2.9 Miliar Bangub Hanya Terbangun Pondasi

“Yuyun juga yang menyiapkan bibit ganja, saya hanya merawatnya saja,”ucap Dodi yang sudah delapan tahun, hanya berada didalam kebun itu.

Sebelumnya, usai mendapatkan informasi masyarakat adanya kebun ganja. Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Wakapolres, Kompol Budi Santoso, langsung menggerakkan anggota untuk melakukan penggerebekan. Alhasil tiga tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan, disebuah pondok disekitar lokasi kebun.

“Ada sekitar 390 batang ganja berbagai ukuran, dan siap panen. Ketiga tersangka masih kita periksa, dua orang lagi dalam pengejaran,” sampai Ferry Harahap. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Eksekutor Penyiraman Air Keras Pengurus LSM Tersungkur Diterjang Timah Panas

Palembang, Detik Sumsel — Prengki (30) eksekutor penyiraman air keras terhadap Panji Kresna salah satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *