Terpuruk di Peringkat 14, Sriwijaya FC Makin Dekati Zona Degradasi | Detik Sumsel
BNI"
Ilustrasi Sriwijaya FC
Ilustrasi Sriwijaya FC

Terpuruk di Peringkat 14, Sriwijaya FC Makin Dekati Zona Degradasi

Makassar, Detik Sumsel-Sriwijaya FC belum mampu keluar dari rentetan hasil negatif. Alih-alih ingin mencuri poin di laga away, Laskar Wong Kito harus menerima kenyataan pahit.

Usai ditaklukkan PSM Makassar dengan skor 2-0, pada pertandingan pekan ke-23 lanjutan kompetisi Liga 1 2018, Minggu (23/9) sore di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

Dua gol kemenangan tim berjuluk Juku Eja itu masing-masing dicetak oleh Saldi pada menit 21′ dan Willem Jan Pluim di menit 88′. Tambahan tiga angka ini, membuat PSM Makassar melesat ke posisi runner up klasemen sementara, dengan 38 poin menggeser Persija ke urutan tiga, dengan selisih satu poin.

Sementara bagi SFC, kekalahan ke-10 tersebut membuat tim asal Sumatera Selatan ini tetap berada di papan bawah dan menempati posisi 14 klasemen sementara, serta makin mendekati zona degradasi.

Pelatih SFC Subangkit mengungkapkan, seluruh pemain sudah bermain dengan bagus dan maksimal. Bahkan anak asuhnya juga berhasil menciptakan empat peluang, yang seharusnya dapat dikonversi menjadi gol.

Namun sayangnya ucap Cak Su, pemain kurang konsentrasi dan tidak berada dalam posisi yang cukup baik, saat melakukan eksekusi ke gawang lawan.

“Saya mengharapkan, kekalahan ini tidak berdampak bagi psikologis pemain. Karena inilah pertandingan sepakbola dan mudah-mudahan kedepan kita akan lebih baik lagi,”ucapnya usai laga.

Arsitek asal Pasuruan, Jawa Timur ini juga mengakui, mereka memang cukup kesulitan dalam mengantisipasi pergerakan Willem Jan Plium yang menjadi motor serangan PSM.

Sehingga dia bisa leluasa memberikan suplay bola kepada pemain yang berada didepan, dari berbagai sisi. Karena pergerakannya cukup liar dalam bermain.

“Dia ada dimana-mana, kadang ditengah, kedepan, maupun bergerak dari sektor sayap. Pemain kita juga masih lemah dalam mengantisipasi counter attack. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami dan harus segera diperbaiki, agar bisa tampil lebih maksimal di pertandingan berikutnya,”ungkapnya.

Bek SFC Marckho Sandy Meraudje menambahkan, mewakili pemain dia mengungkapkan, mereka sudah berusaha tampil maksimal selama dua kali 45 menit. Namun sayang hasilnya tidak sesuai harapan.

“Menang dan kalah dalam pertandingan sepakbola merupakan hal yang biasa. Tapi kita akan memperbaikinya,”timpalnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih PSM Herman Kadiaman mengucapkan terima kasih kepada pendukung tim. Karena berkat doa mereka, PSM hari ini dapat memenangkan pertandingan.

“Hari ini kita memang tampil lebih agresif dan offensif, karena kita menginginkan kemenangan,”terangnya.

Mengenai keputusan mengganti Zulham Zamrun yang baru masuk sebagai pemain pengganti, dengan pemain lainnya. Dia menyebut hal itu merupakan hal yang biasa dalam sepakbola. “Semua itu dilakukan tergantung dengan kondisi dilapangan,”lanjutnya. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

SAPMA PP Sumsel Minta Junimart Girsang Belajar Lagi Nilai – nilai Pancasila

Palembang, Detik Sumsel — Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila Sumatera Selatan ikut dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *