Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Pagar Alam, Wali Kota Minta Satpol PP Kedepankan Sisi Humanis

Iklan detik Sumsel

Pagar Alam, Detiksumsel.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pagar Alam menggelar giat Yustisi Non Yustisial untuk menerapkan Peraturan Daerah (Perda) No 06 tahun 2015 di Pagar Alam, hal ini guna memastikan dikawasan Pasar Dempo Permai dan sejumlah Pasar Tradisional di Pagar Alam menjadi lebih aman dan tertib.

Dalam giat ini Sat Pol PP dan tim gabungan yaitu TNI, POLRI, Kejaksaan serta Pengadilan Negeri Pagar Alam akan melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan tidak pada tempatnya.

Kegiatan ini akan digelar selama tiga hari dimulai sejak 29 November sampai 1 Desember 2022 mendatang. Namun masih sebatas himbauan dan teguran lisan untuk para PKL yang menggelar lapak diluar lokasi yang sudah ditentukan Pemerintah Kota Pagar Alam.

Wali Kota Pagar Alam Alpian Maskoni saat membuka kegiatan Yustisi Non Yustisial tersebut memberikan pesan kepada petugas dan tim gabungan untuk tetap melakukan pendekatan secara humanis kepada PKL di Pasar Dempo Permai.

“Saya berharap tim dapat mengedepankan sisi humanis saat melakukan giat yustisi jangan ada sikap arogan dan kekerasan fisik. Karena para PKL tersebut juga sedang mencari rezeki,”kata Wali Kota saat membuka giat Yustisi Non Yustisial di Pasar Dempo Permai, Selasa (29/11/2022).

Meskipun PERDA yang ada sudah mengatur dengan jelas kawasan yang boleh menjadi lokasi PKL berjualan, namun bagi para PKL yang melanggar tetap harus diberikan teguran dulu baru nanti direlokasi ditempat yang sudah ditentukan.

“Kita harus menjalankan Perda yang sudah ada, namun tetap harus mengedepankan sisi kemanusian. Kita tetap akan melakukan komunikasi dahulu kepada PKL baru nanti akan ada penindakan sesuai dengan Perda kita,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Sat Pol PP Kota Pagar Alam Mastullah menambahkan, bahwa giat Yustisi Non Yustisial ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Sat Pol PP. Giat ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban dikawasan Pasar Dempo Permai dan sekitarnya.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota kita akan tetap mengedepankan sisi humanis dan kemanusian saat giat yustisi ini. Kita juga akan melakukan teguran secara lisan dulu bagi PKL yang menggelar lapak diluar ketentuan. Namun kita berharap PKL dapat bekerjasama dengan baik dengan tim agar giat ini bisa berjalan lancar,”pungkasnya.(rendi)

Komentar