Tertipu oleh Rekan Bisnis Direktur PT Navia Persada Abadi Lapor Polisi | Detik Sumsel
Pemprov
Irawan Direktur PT Navia Persada Abadi didampingi kuasa hukum nya menunjukkan bukti laporan polisi dihadapan wartawan

Tertipu oleh Rekan Bisnis Direktur PT Navia Persada Abadi Lapor Polisi

Palembang, Detik Sumsel — Irawan Direktur PT Navia Persada Abadi suplier minyak solar industri melaporkan rekan bisnisnya ke SPKT Polda Sumsel, Jumat (18/6) sore. Dalam kasus penipuan jual beli minyak solar industri dengan terlapor CV J OIL dari kasus ini korban mengalami kerugian puluhan juta

Irawan menceritakan kejadian penipuan bermula, saat terlapor memesan minyak solar sebanyak 10 ribu liter atau 10 ton dengan PT Navia Persada Abadi Palembang (pelapor) sebagai suplier minyak solar pada 13 Februari 2021.

“Diduga dipesan oleh CV J-Oil (terlapor) sebanyak 10 ribu liter melalui Direkturnya bernama Rika Anggraini,” terang Direktur PT Navia Persada Abadi, Irawan bersama komisaris Firman dan Pratomo Hadi yang didampingi Kuasa Hukumnya Riza Faisal Ismed, SH, Muhammad Padli, SH, dan Soehendra Tamzil, SH, Jumat (18/6).

Menurut para kuasa hukum PT Navia dari LBH PERADI Pergerakan, kliennya percaya dengan rekan bisnisnya tersebut dan kemudian mengirimkan minyak solar ke lokasi di Cinta Manis Ogan Ilir.

“Karena klien kami percaya kemudian mengirim minyak solar ke CV yang memesan. Terlebih klien yakin yang awalnya yang memesan adalah ibu Yuli menggunakan nama CV tersebut dan Ibu Yuli ini kami kira profesinya advokat, entah advokat dari Organisasi profesi mana,” beber para penasihat hukum PT Navia.

Setelah barang dikirim, pembayaran belum langsung diberikan secara tunai, hanya berupa janji-janji hendak membayar untuk pengiriman yang dilakukan pada tanggal 30 April 2021. “Hingga saat jatuh waktu janji tersebut berulang disampaikan oleh saudari Yuli ini, yang tak juga kunjung dibayar”.

Pelapor mengalami kerugian Puluhan Juta Rupiah. Bisnis ini pun baru kali pertama dilaksanakan antara pelapor dengan terlapor.

Upaya yang dilakukan dari pihak kuasa hukum sudah memberikan somasi atau teguran beberapa kali kepada terlapor agar segera melunasi pembayaran jual beli minyak solar tersebut.

“Namun tidak ada respon akhirnya kami bersama klien kami melaporkan permasalahan ini ke Polda Sumsel.

“Harapan kita agar diproses menurut cara-cara hukum pidana yang berlaku, dan/atau sekaligus himbauan kepada masyarakat luas palembang agar selektif memilih rekan bisnis dalam bisnis apapun termasuk dalam skala kecil tanpa terkecuali walaupun rekan bisnis yang dipercaya terlebih mengerti hukum”. Jangan sampe ada kejadian serupa dengan subjek hukum yang serupa, dan hendaknya dalam berbisnis mengedepankan kejujuran,” tandas kuasa hukum PT Navia.

Ditambahkan Irawan Dir PT Navia, pihak perusahaannya baru kali ini mengalami kejadian tidak dibayar seperti ini. “Karena selama ini tidak pernah terjadi. Ini pertama dan terakhir kalinya,” tukasnya.

Laporan korban bernomor : LP/B/567/VI/2021/SPKT/Polda Sumsel tertanggal 18 Juni 2021 saat ini masih dalam penyelidikan Ditreskrimum POLDA Sumsel.

“Laporannya kita terima dan saat ini masih dalam penyelidikan. Termasuk kita juga akan memintai keterangan sejumlah saksi yang mengetahui awal mula dugaan perkara pidana tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supariad MM.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Mobil Ditarik, Candra Ancam dan Rampas Ponsel Karyawan Leasing

Palembang, Detik Sumsel — Candra Susanto (43) warga Jalan Perindustrian II Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *