Terungkap, Setahun Lebih Junaidi Oknum Guru Agama Ponpes di Ogan Ilir Cabuli 12 Santrinya | Detik Sumsel
Pemprov
Tersangka Junaidi oknum guru agama disalah satu pondok pesantren di Ogan Ilir yang ditangkap dalam kasus asusila

Terungkap, Setahun Lebih Junaidi Oknum Guru Agama Ponpes di Ogan Ilir Cabuli 12 Santrinya

Palembang, Detik Sumsel — Ditreskrimum Polda Sumsel membuka posko pengaduan di Polda Sumsel bagi santri yang pernah menjadi korban asusila yang dilakukan tersangka Junaidi oknum guru agama disalah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir.

“Tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya dalam kasus asusila ini. Maka kami himbau kepada orang tua yang pernah menjadi korban untuk melapor ke Polda Sumsel dan kami jamin identitas dari anak yang jadi korban asusila,”kata Kombes Pol Hisar Siallagan kepada wartawan di Polda Sumsel Rabu (15/9/2021).

Sejauh ini, kata Hisar sudah ada 12 orang santri yang menjadi korban asusila dari tersangka Junaidi. Dari keterangan yang digali dari 12 orang santri yang mengalami tindakan asusila ini hanya enam orang yang disodomi secara langsung oleh tersangka. Sisanya ada yang dipegang kemaluan nya dan dipaksa onani kemaluan tersangka.

“Para korban ada yang diiming – imingi uang, dirayu dan ada yang diancam tersangka jika tidak mengikuti permintaan tersangka. Perbuatan asusila dilakukan di kamar asrama selama periode Juni 2020 sampai 13 September 2021 kasus ini baru terbongkar,”bebernya.

Untuk tersangka polisi menjeratnya dengan pasal 82 ayat 1,2 dan 4 Jo 76 huruf E UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 5 sampai 15 tahun penjara.

“Ada pemberatan hukuman apabila dilakukan oleh pelaku yang seharusnya memberikan perlindungan kepada anak tersebut termasuk guru, wali atau orang tua hukum ditambah sepertiga dari sanksi yang telah ditetapkan,”tandasnya.

Sementara itu, saat diintrogasi tersangka Junaidi tidak banyak bisa hanya mengaku ia sudah dua tahun mengajar di ponpes tempat ia bekerja. Aksi asusila yang ia lakukan karena penasaran dengan kepuasan nafsu birahinya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Keluarga Peserta Test CPNS Bisa Saksikan Score Test via Streaming Youtube 

Baturaja, Detik Sumsel – BKPSDM OKU menyiapkan link streaming youtube khusus yang diperuntukan bagi masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *