Terungkap Siswa SMP OKU Selatan 11 Hari Tak Pulang, Ditemukan Tewas Dimutilasi Diduga Dibunuh

Iklan detik Sumsel

Muaradua, Detiksumsel.com —   Kasus pembunuhan terhadap pelajar SMP Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, yang hilang 11 hari dan mayatnya ditemukan sudah membusuk bahkan terpotong – potong, terungkap.

Jajaran Satreskrim Polres OKU Selatan berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan terhadap Aldi Saputra.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Acep Yuli mengatakan untuk pelaku sudah ditangkap dan sore ini pihaknya akan merilis kasus tewasnya pelajar SMP ini.

” Satu pelaku sudah ditangkap lebih dulu dan dua pelaku lagi juga sudah ditangkap dari persembunyiannya sempat kabur ke Palembang,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, lanjut Acep pihaknya sudah mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Revo, satu unit HP milik korban dan satu bilah senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

” Untuk motifnya nanti dijelaskan saat press releas sore ini sekitar pukul 16.00 WIB. Untuk dugaan sementara korban tewas dibunuh oleh para pelaku ,” ungkapnya.

Sebelumnya,  Warga Desa Pematang Danau Kecamatan Sindang Danau OKU Selatan (OKUS) heboh dengan penemuan sesosok mayat dengan sebagian tubuh sudah terpotong dan terpisah.

Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan Zul (40) warga yang pertama kali menemukan mayat tersebut disebuah ladang.

“Pak Zul yang pertama kali menemukan mayat tersebut , seperti biasa ingin mengecek kebunnya yang baru disemprot pestisida. Dia dan anaknya mencium bau busuk. Terus dicari-cari, melihat  potongan-potongan mayat manusia itu,” ungkap Ziplan Kades Pematang Danau.

Setelah memastikan kalau potongan-potongan itu merupakan mayat manusia, Zul langsung melaporkan ke pemerintah desa setempat. Setelah itu pemerintah desa melapor ke pihak Kepolisian.

“Mayat tersebut memang sebagian sudah membusuk, dan ada sebagian potongan-potongan badanya terpisah. Namun potongan-potongan itu masih ditemukan sekitar lokasi,” ujarnya.

Dari keterangan pihak kepolisian setempat dibantu pihak puskesmas, saat melakukan olah TKP, disebutkannya jika pihaknya saat ini belum bisa memastikan jika mayat tersebut merupakan korban pembunuhan yang dimutilasi.

Namun untuk mayat tersebut, sudah bisa dipastikan merupakan salah satu warga asal Desa Tanjung Bulan Sindang danau atas nama Aldi (16) yang sempat hilang beberapa waktu sebelumnya.

“Kalau apakah itu mayat koban mutilasi, kito belum tahu jelas. Bisa nanti dari pihak Polres. Namun yang jelas, untuk mayat itu sudah sudah diakui salah satu warga Tanjung Bulan, bapaknya atas nama Kusno, dan mayat tersebut sudah dibawa dan dikebumikan oleh keluargannya,” ungkapnya.

“Dari keterangan keluarganya benar, kalau anaknya yang masih  pelajar kelas 2 SMP ini, sudah hampir sekitar 10-11 malam hilang dan dicari oleh pihak keluarganya,” tambahnya.

Komentar