Tetapkan Tiga Tersangka Proyek Normalisasi Sungai Abab, Rugikan Negara Rp 3,2 Miliar | Detik Sumsel
Pemprov
Informasi itu disampaikan Kepala Kejari PALI, Agung Arifanto melalui siaran pers di aula Kejari PALI, di Jalan Merdeka Senin sore (9/6).

Tetapkan Tiga Tersangka Proyek Normalisasi Sungai Abab, Rugikan Negara Rp 3,2 Miliar

PALI, Detik Sumsel- Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menetapkan tiga tersangka proyek normalisasi sungai Abab tahun 2018 senilai Rp 10 Miliar.

Informasi itu disampaikan Kepala Kejari PALI, Agung Arifanto melalui siaran pers di aula Kejari PALI, di Jalan Merdeka Senin sore (9/6).

Ketiga tersangka itu, dua dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu dari Swasta yakni SDH (ASN) dan JD (ASN) yang sebelum berdinas di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga(DPUBM) PALI sebelumnya, dan RN dari swasta.

“Ketiganya berinisial SDH, JD, dan RN. Dua orang ASN di Dinas PU BM dan satu orang merupakan pegawai swasta. Meski sudah ditetapkan tersangka,” kata Agung, seraya belum menahan tiga tersangka kerena yang bersangkutan masih kooperatif.

Ia juga menegaskan dugaan tindak pidana korupsi dalam pekerjaan normalisasi Sungai Abab dari Desa Betung sampai Desa Tanjung Kurung menyebabkan kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp 3,2 Milyar.
Jika pun kerugian negara dikembalikan. Namun, proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Hasil dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diperkuat dari inspektorat, kerugian ditaksir mencapai Rp 3,2 Milyar. Dan sudah ada penyetoran ke kas daerah (kasda) kabupaten PALI sebesar Rp 500 juta,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Kajari PALI mengatakan sebanyak 36 saksi telah diperiksa terhadap dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan Normalisasi Sungai Abab, dan ini termasuk program 100 hari kerja.

“Ini sebagai komitmen kami dalam program kerja seratus hari untuk mengungkap dan memberantas kasus korupsi di Kabupaten PALI. Memang sedikit melampaui dari target kami 100 hari kerja. Namun, hal itu disebabkan penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Hari Raya Idul Fitri dan lainnya,” jelas Agung. (ari)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Suryadi Komisaris PT Sarana Mega Surya didampingi Kuasa hukumnya Advokad Hafiz Pankoulus SH dan ismail SH saat berada di PN Klas 1 A Khusus Palembang

Rugikan Pegusaha, PT AGRIM dan PT Pupuk Hikai Digugat 4 Milyar

Palembang, Detik Sumsel,- Diduga tak memenuhi kewajiban Pembayaran Senilai 4 milyar Lebih atas rekanan perusahaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *