Tidak Ikut Demo, FTBS Berharap Ada Tenggat Waktu | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Anggota FTBS ketika rapat membahas adanya kabar demo besar-besaran di kantor Gubernur. Foto Heru/DS

Tidak Ikut Demo, FTBS Berharap Ada Tenggat Waktu

Lahat, Detik Sumsel — Beredar informasi akan adanya demo besar – besaran, sejumlah transfortir dan sopir truk batubara, di depan Kantor Gubernur Sumsel, 21 November 2018, mendatang. Forum Transportir Batubara Sumsel (FTBS) menyatakan sikap tegas, tidak akan ikut dalam rencana tersebut.

Hal itu dikatakan Ketua FTBS, Igus Tatoli, melalui hasil rapat anggota FTBS, dan saran dewan penasehat untuk tidak akan bergabung dalam aksi demo, mengenai tara cara pengangkutan batubara melalui jalan umum. Meskipun begitu, FTBS sendiri menghormati rencana aksi para transfortir yang tidak tergabung dalam FTBS tersebut.

Baca Juga :   Bupati OKI Minta Perusahaan Perbanyak Sumur Bor

“Kita tidak ikut demo, tapi ingin lakukan audensi langsung dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru. Berharap akan ada solusi dari Gubernur, untuk para transportir agar usaha yang digeluti selama ini tidak mati,” kata Igus, Minggu (18/11).

Ditambahkannya, pada intinya transportir sangat setuju dengan kebijakan Gubernur Sumsel tersebut. Hanya saja, pelarangan yang dilakukan saat ini langsung mematikan aktifitas angkutan. Begitu juga dengan para pekerja seperti sopir, yang ikut kehilangan mata pencaharian. Sementara jalan servo yang diwacanakan, belum jelas termasuk mekanismenya.

Baca Juga :   GPII Sumsel Kampanyekan Rekonsiliasi Nasional Pasca Pilpres

“Harapan kita ada semacam pemberian waktu enam bulan, untuk kembali melintas. Sembari menunggu adanya jalan khusus, atau pembatasan jam dan jumlah angkutan,” harap Igus.

Sementara, Renaldi, warga Merapi Barat menuturkan, pihaknya berharap Gubernur Sumsel tidak plin-plan dengan keputusannya itu. Sehingga memperbolehkan lagi truk batubara melintas di jalan umum.

“Kami sudah lelah, Pak Gubernur mau sampai kapan korban berjatuhan akibat monster jalanan (truk batubara red) ini. Jangan kasih lewat truk batubara di jalan umum,” tutur Renaldi. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Desak Pemkot Pagaralam Harus Miliki Alat Tes Swab PCR

Pagaralam, Detik Sumsel- Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19) dan kasus yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *