Tiga Jam Setelah Beraksi, Pencuri Mobil Pick Up Diciduk | Detik Sumsel
Detik
Tiga Jam Setelah Beraksi, Pencuri Mobil Pick Up Diciduk
Kapolsek Kalidoni AKP Irene didampingi Kanit Reskrim Ipda Deni Irawan menunjukkan barang bukti sajam dan kunci letter milik tersangka Rodi Saputra

Tiga Jam Setelah Beraksi, Pencuri Mobil Pick Up Diciduk

Palembang, Detik Sumsel — Tiga jam melakukan penyelidikan anggota Reskrim Polsek Kalidoni berhasil meringkus Rodi Saputra (38) pelaku pencurian mobil pick up L 300 di komplek PHDM XIII Jalan Residen Abdul Rozak, No 04 RT 02, RW 01, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni pada Rabu (22/4) kemarin.

Rodi Saputra diringkus diwilayah Rambutan, Banyuasin saat membawa lari mobil L 300 BG 8226 ZU yang berhasil dicurinya. Anggota juga menembak kaki Rodi karena saat akan ditangkap ia berusaha kabur. Sedangkan tersangka Dedi berhasil kabur.

Kapolsek Kalidoni AKP Irene didampingi Kanit Reskrim Ipda Deni Irawan mengatakan kedua tersangka melakukan pencurian mobil pick up L 300 BG 8226 ZU dikomplek PHDM pada Rabu pagi. Korbannya yang kehilangan mobilnya melapor ke Polsek Kalidoni dari laporan tersebut anggota langsung mendatangi TKP rumah korban untuk melakukan penyelidikan.

“Setelah dilakukan penyelidikan sekitar tiga jam anggota Reskrim Polsek Kalidoni berhasil meringkus tersangka Rodi dikawasan Banyuasin namun saat akan ditangkap tersangka melarikan diri sehingga anggota memberikan tindakan tegas. Sedangkan teman tersangka atas nama Dedi berhasil kabur,”ujarnya saat pres rilis tersangka dan barang bukti di Mapolsek Kalidoni Jumat (24/4).

Berdasarkan pengakuan tersangka Rodi, kata Irene ia berperan sebagai eksekutor membuka pintu mobil dengan kunci letter T setelah itu kontak mobil dihidupkan lalu membawa lari mobil.

“Keduanya datang ke TKP dengan sepeda motor CBR yang turut diamankan sebagai barang bukti, selain itu kami juga mengamankan satu bilah senjata tajam jenis pisau dan kunci letter T. Setelah kami telusuri tersangka Rodi merupakan DPO kasus Curas di Polsek Ilir Timur I,”bebernya.

Sementara itu, tersangka Rodi Saputra mengaku ia datang dari OKU Timur ke Palembang untuk menemui Dedi temannya untuk meminjam uang karena sedang membutuhkan uang.

“Saat di Palembang Dedi mengajak saya untuk bekerja jadi saya ikut saja. Semua peralatan kunci T dan sajam itu milik Dedi semua. Saya baru satu kali ini bekerja seperti ini karena membutuhkan uang jadi saya ikuti saja,”akunya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

BINDA Alokasikan Empat Ribu Vaksin di OKU

Baturaja, Detik Sumsel – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumatera Selatan Kembali mengalokasikan vaksin covid …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *