Tilang 500 Kendaraan dan 82 Teguran | Detik Sumsel
Detik
Operasi Zebra di Muara Enim sudah tilang 500 pengendara dan 82 Teguran.

Tilang 500 Kendaraan dan 82 Teguran

Muara Enim, Detik Sumsel- Belum dua minggu pelaksanaan Operasi Zebra 2018, Satlantas Polres Muara Enim mengeluarkan lebih dari 500 tilang dan 82 teguran.

Demikian dikatakan, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kasatlantas AKP Budi Hartono didampingi Kaur Binopsnal Ipda Hilda Safira mengatakan, banyaknya jumlah pelanggaran ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berkendara aman masih minim.

Sebab, kata dia, lanjutnya pelanggaran didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak ada SIM serta tidak membawa surat-menyurat kendaraan.

Padahal, kata Budi, sebelum memulai operasi Zebra pada 30 Oktober lalu, pihaknya telah memberikan himbauan kepada masyarakat agar saat berkendara menggunakan perlengkapan keselamatan dan membawa surat-menyurat kendaraan.

“Setelah kita memberikan himbauan tersebut diharapkan masyarakat bisa patuh berlalu lintas, namun masih ada masyarakat yang melakukan pelanggaran sehingga kami berikan tindakan berupa tilang,” ungkapnya ditemui disela pelaksanaan Operasi Zebra, Senin (5/11).

Dilanjutkan Budi, ada tujuh sasaran yang menjadi prioritas pada Operasi Zebra tahun ini, yakni, pengemudi atau pengendara menggunakan handphone, melawan arus, sepeda motor berboncengan lebih dari satu, di bawah umur, tidak menggunakan helm, menggunakan narkoba dan mabuk, serta pengemudi melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Untuk lokasi pelaksanaan operasi, ungkap Budo, masih di dalam kota Muaraenim yakni di lokasi rawan kecelakaan dan rawan kemacetan. “Nanti dijadwalkan ke daerah-daerah,” lanjutnya.(ndi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Diskominfo Kabupaten Muaraenim Raih Baznas Award

Muaraenim, Detik Sumsel- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *