Tipu Calon Nasabah Rp 623 Juta, Freelance Pembiayaan Kendaraan Ini Ditangkap Polisi | Detik Sumsel

PKN
Pemprov
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan menunjukkan barang bukti STNK dan kartu ATM milik tersangka penipuan

Tipu Calon Nasabah Rp 623 Juta, Freelance Pembiayaan Kendaraan Ini Ditangkap Polisi

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap Abdul Qodir alias Soni (36) dalam kasus penipuan dengan kerugian 623 juta. Modus tersangka menipu calon nasabah yang ingin mengajukan pinjaman sebesar Rp 623 juta dengan jaminan 18 unit dump truk.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan mengatakan tersangka Abdul Qodir  merupakan freelance salah satu perusahaan kredit kendaraan di kota Palembang. Tersangka melakukan penipuan terhadap calon nasabah yang akan mengajukan pinjaman Rp 623 juta dengan jaminan 18 unit dump truk.

“Tersangka Soni menjanjikan keuntungan apabila korban, Zaid Kamal (56), melalui jasanya mengajukan proses pinjaman dengan jaminan 18 unit truk. Korban dan tersangka disebut sudah saling kenal,”kata Christoper saat pres rilis tersangka dan barang bukti Selasa (30/11/2021).

Baca Juga :   Selamatan Rumah Dinas, Kapolda Sumsel Undang 100 Anak Panti Asuhan

Saat itu, kata Christoper tersangka menjanjikan korban mendapatkan keuntungan dan proses pembiayaan dipermudah. Namun tersangka meminta korban mentransfer uang ke rekeningnya dengan menjanjikan keuntungan atas pembiayaan dengan jaminan mobil.

“Tapi dalam pengajuannya pinjaman korban ditolak. Karena ditolak korban merasa telah ditipu sehingga mencari pelaku,”bebernya.

Alasan pengajuan pinjaman korban ditolak dengan alasan stop selling. Sehingga mencoba mencari dan menghubungi pelaku, pelaku kabur dan bersembunyi ke Jakarta. Korban lalu melapor ke polisi dari hasil penyelidikan setelah tersangka kemudian ditangkap di Jakarta tanpa perlawanan lalu dibawa ke Polda Sumsel.

Baca Juga :   Izin Kadaluarsa, ARPA Disegel Pol PP

Dihadapan polisi tersangka Soni mengaku uang Rp 623 juta itu sudah digunakan membeli satu unit mobil Pajero Sport dan Rp 121 juta diberikan kepada kepala cabang kantor tempat ia bekerja.

Atas perbuatannya, Soni ditahan dan dijerat tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP.(oji)



H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tiga Kran PDAM Milik Warga Digondol Maling

Palembang, Detik Sumsel – Beredar video di akun Instagram lokal Palembang, seorang pria berbaju kaos …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.