Tren Kepercayaan Masyarakat ke Partai Demokrat Meningkat Drastis | Detik Sumsel
Detik
Berdasarkan hasil survei CISA yang dimulai sejak tanggal 1-7 Desember 2021 yang menyasar 1.200 responden di 34 Provinsi secara proporsional, melalui penarikan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling, didapatkan bahwa kepuasan publik terhadap Pemerintah menjelang akhir tahun 2021 ini hanya mencapai 44,33 persen.

Tren Kepercayaan Masyarakat ke Partai Demokrat Meningkat Drastis

Palembang, Detik Sumsel- Lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) kembali meluncurkan hasil survei nasional terkait tren Elektoral Terkini.

Hasil survei ini merupakan review termin keempat atau sesi terakhir survei CISA di tahun 2021, setelah sebelumnya merilis survei termin ketiganya pada September 2021 yang lalu.

Berdasarkan hasil survei CISA yang dimulai sejak tanggal 1-7 Desember 2021 yang menyasar 1.200 responden di 34 Provinsi secara proporsional, melalui penarikan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling, didapatkan bahwa kepuasan publik terhadap Pemerintah menjelang akhir tahun 2021 ini hanya mencapai 44,33 persen.

Survei CISA yang Margin of Errornya mencapai 2,85 persen dengan tingkat kepercayaan pada 95 persen, berhasil memotret tren elektoral terkini Partai Politik maupun Kandidat Capres menjelang Pilpres 2024. Dimana elektabilitas partai Demokrat dan ketua umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terus moncer.

“Jika Pemilihan Legislatif (Pileg) dilakukan saat ini, Publik menjatuhkan pilihannya pada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan sukses mengungguli partai politik lainnya, dengan 24,92 persen kemudian disusul Partai Demokrat di urutan kedua, yang moncer di 18,83 persen, serta pada posisi ketiga ada Partai Golkar yang mendapatkan 13,09 persen,” kata Herry Mendrofa, Direktur Eksekutif CISA melalui siaran persnya, Jumat (10/12).

Selanjutnya ada Partai Gerindra kembali menguat pada posisi keempat dan meraup 10,5 persen kemudian di posisi kelima ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mendapatkan 10,25 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6,5 persen, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang meraih 5,75 persen.

“Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 3,66 persen, sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya mendapatkan 2,92 persen serta ada 3,58 persen yang memilih parpol lainnya,” jelas Herry.

Disamping itu, pada simulasi 15 nama kandidat Capres jika Pemilihan Presiden dilakukan saat ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo keluar sebagai pemenang dengan mendapatkan 16 persen, disusul Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mencapai 14 persen, dan posisi ketiga ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendapatkan 13,33 persen.

Kemudian Sandiaga Uno mendapatkan 6,93 persen, Airlangga Hartarto 6,25 persen sedangkan Prabowo Subianto harus rela keluar dari posisi 5 besar yang mendapatkan 6 persen.

“Selanjutnya ada nama Ridwan Kamil di 4,67 persen, Puan Maharani 4,58 persen, Andika Perkasa 3,92 persen, La Nyala Matalitti 3,83 persen, Muhaimin Iskandar 3,25 persen, Khofiffah Indar Parawansa 2,83 persen, Erick Thorir 2,83 persen, Salim Segaf Al Jufri 2,25 persen serta Zulkifli Hasan 1,67 persen sedangkan yang menjawab Tidak Tahu atau Tidak Menjawab 7,67 persen,” ujar Herry.

Penilaian ini pun mengacu pada aspek yang meliputi Integritas, Kepemimpinan, Kinerja, Inovasi, Transparansi, Akuntabilitas, Popularitas serta Kepercayaan Publik.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel MF Ridho mengaku bersyukur, atas tren kepercayaan yang diberikan masyarakat ke partai Demokrat terus meningkat saat ini, dan partainya akan tetap berkoalisi dengan masyarakat untuk Indonesia lebih baik kedepan.

“Alhamdulillah tren survei terus naik, dan itu diharapkan tidak membuat kami puas diri, melainkan terus berbuat untuk rakyat, dengan program bagus maupun kerja partai yang begerak secara sistematis,” ujar Ridho.

Mantan ketua DPD KNPI Sumsel ini menambahkan, mudah- mudahan kedepanya partai Demokrat mendapat tempat dihati masyarakat sampai pemilu 2024 dan trennya terus meningkat.

“Tak dipungkiri, ini juga salah satunya buah dari kerja- kerj partai, termasuk imbas partai tidak mendapat posisi di pemerintah dan masyarakat menilainya sendiri,” ujar tokoh pemuda yang sarat pengamalan di DPRD Sumsel ini.

Dilanjutkan Ridho, sebagai kader partai berlbang Mercy, secata pribadi berharap ketum (AHY) partai Demokrat tampil pada kontestasi Pilpres 2024, baik untuk nomor 1 (Capres) dan 2 (Cawapres). Sebab, adanya kader terbaik partai yang diusung, kerja partai akan nyata dan berimbas pada Pileg akan datang.

“Kita pengalaman Pilpres 2014 dan 2019 lalu tidak ada Capres dari kader Demokrat, greget partai kurang sedangkan partai lain unggul, karena mesin partai lebih kencang bergerak,” pungkasnya.

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Polda – Polres Disebut Terima Aliran Dana Proyek di Muba, Ini Tanggapan Kapolda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Kesaksian tersangka Herman Mayori, Kadis PUPR Muba dalam sidang yang digelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *