Tujuh Hari Menghilang, Novianti Riski Ternyata Dipekerjakan Ditempat Prostitusi | Detik Sumsel
BNI"
Novianti Riski saat tiba di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Tujuh Hari Menghilang, Novianti Riski Ternyata Dipekerjakan Ditempat Prostitusi

Palembang, Detik Sumsel — Novianti Riski (18) warga asal Sekayu, Kabupaten Muba yang dilaporkan sejak Jumat lalu berhasil ditemukan tim opsnal gabungan Unit 1 dan Unit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di tempat prostitusi terselubung di kawasan Lempuing, Kabupaten OKI, Kamis (28/10/2021).

Anggota lalu membawa Novi dan sepasang suami istri diduga menjadi mucikari yang menawarkan pekerjaan kepada korban ke Polda Sumsel.

Novi tiba di Polda Sumsel sekitar pukul 18.30 WIB. Orang tua Novi ayah dan bibinya sudah menunggunya. Saat turun dari mobil bibi kandung Novi langsung memeluk erat keponakan tersebut.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan mengatakan Novianti sebelumnya dilaporkan menghilang dari rumah keluarganya di Palembang. Ia diduga pergi dari rumah dengan menumpang mobil dari kawasan Sukawinatan, Sukarami Palembang. Novi hilang tujuh hari yang lalu dan hari ini Novi temukan di tempat bisnis hiburan malam.

“Dalam laporan hilang Novianti sempat dinyatakan telah meninggal dunia dengan dikirim gambar seorang wanita yang kepalanya sudah dipenggal atau dimutilasi.

Diviralkan dengan gambar korban kondisi kepalanya terputus. Saat ini kita sudah amankan setelah kita menemukannya di Lempuing, Kabupaten OKI,” ungkap Panjaitan.

Setelah dilakukan pencarian Novianti ditemukan di sebuah rumah yang diduga kuat dijadikan tempat prostitusi.

“Di rumah tempat Novi ditemukan dijadikan tempat hiburan esek – esek tempat para pria hidung belang. Tempatnya persis di pinggir jalan raya,” tambah Kompol Panjaitan.

Untuk penanganan lebih lanjut dalam kasus ini baik Novianti maupun dua orang yang diduga kuat sebagai mucikarinya akan dimintai keterangan lebih lanjut.

“Orang tua Novi sudah membuat laporan orang hilang di Polrestabes Palembang. Laporannya akan kita tarik dan meminta sejumlah keterangan saksi, termasuk anak (korban) yang dinyatakan hilang,” katanya lagi.

Disinggung apakah Novi korban human trafficking, Panjaitan mengaku masih akan melakukan penyelidikan lebih mendalam. “Kalau memang ada dugaan human trafficking, akan kita limpahkan penyelidikannya ke Subdit Renakta. Dua orang yang kita amankan itu masih kita dalami dulu,” tukas Panjaitan.

Sementara, Novianti saat dimintai keterangan di ruangan penyidik Unit 1 Subdit 3 Jatanras, mengaku saat menghilang dijemput dengan travel yang sudah dipesan.

“Saya diajak bekerja lewat facebook. Katanya kerja menemani orang minum saja Pak tetapi berbeda,” terang Novianti.

Diketahui, Novianti dilaporkan menghilang tanpa jejak dari kediaman bibinya yang berada di kawasan Sukawinatan, Kecamatan Sukarami Palembang sejak, Jumat (22/10/2021) siang pekan lalu.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

1700 Anak Di OKU Dapat Makanan Tambahan Sehat

Baturaja, Detik Sumsel – Sebanyak 1700 anak-anak PAUD menerima makanan tambahan sehat dalam kegiatan pemberian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *