banner 728x250

Tumpahan Batubara dari Truk Pengangkut Kotori Jalan Lintas Sumatera

Warga membersihkan tumpahan batu bara di Jalan Lintas Sumatera, di Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Lahat, Foto Istimewa.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Lahat, Detik Sumsel – Tumpahan batu bara di Jalan Lintas Sumatera, persisnya di Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, kembali membuat masyarakat dan pengguna jalan jadi resah. Warga setempat, bahkan terpaksa tengah membersihkan batu bara yang jatuh ke jalan. Karena tidak ingin rumahnya menjadi kotor akibat tumpahan batu bara tersebut, disisi lain juga karena tidak ingin alami sakit.

“Kejadiannya Selasa (14/6) . Kemungkinan ini muatan mobil angkutan baru bara kepenuhan, kondisi jalan yang menikung jadi mobil oleng dan batu baranya jatuh ke jalan,” kata Sangkudin, warga sekitar yang dibincangi saat tengah membersihkan batu bara di jalan.

Tidak hanya itu, bukti dari keresahan dan ungkapan protes warga akibat tumpahnya batu bara di jalan, juga diungkapkan dengan sebuah tulisan. Warga bahkan sampai menuliskan kalimat, “Batu bara barang berharga tolong diambil batu baranya”.

Baca Juga :   Tagih Klaim, Puluhan Nasabah Bermalam di Kantor Cabang Bumiputera Palembang

“Kalau batu bara tumpah di jalan seperti ini, bisa-bisa kita pengendara jalan ini jadi celaka. Kalau sudah begitu, siapa yang bertanggung jawab,” ungkap Rendi, pengendara roda dua yang kebetulan melintas.

Ketua Asosiasi Masyarakat Merapi Area Bersatu (AMMAB), Rozi Adiansyah menilai, permasalahan seperti itu akan terus ada, selagi belum ada regulasi yang baik dari pemerintah. “Ujung-ujungnya rakyat terus yang jadi korban. Apalagi pihak perusahaan kadang-kadang lambat mengatasi apabila terjadi hal seperti itu dan membuat masyarakat marah,” katanya.

Baca Juga :   Sah, Tama Pimpin Demokrat Ogan Ilir

Menurut Rozi, untuk mengatasi permasalah dampak debu ini, memang harus ada pihak ketiga yang menjadi perpanjangan tangan, baik dari perusahaan maupun pemerintah dan masyarakat. “Tujuannya agar tercipta suasana sehat aman damai dan kondusif. Kita juga berharap perusahaan membuat jalan khusus,”pungkasnya. (Heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL