Usai Mantan Gubernur, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru Masjid Sriwijaya | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Agustinus Antoni Kabid Anggaran BPKAD dan Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumsel.
Agustinus Antoni Kabid Anggaran BPKAD dan Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumsel.

Usai Mantan Gubernur, Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru Masjid Sriwijaya

 

Palembang, Detik Sumsel,– Kejaksaan Tinggi Sumsel Kembali menetapkan dan menahan tiga tersangka baru dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang, jumaat (01/10).

Tersangka tersebut yakni Agustinus Antoni Kabid Anggaran BPKAD dan Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumsel, dan Ir Loka Sangganegara selaku Tim Leader Pengawas PT Indah Karya serta Ahmad Najib Mantan Asisten I Biro Kesra Pemprov Sumsel sekaligus mantan Pj Walikota Palembang.

Ahmad Najib Mantan Asisten I Biro Kesra Pemprov Sumsel sekaligus mantan Pj Walikota Palembang saat ditahan Kejati Sumsel.
Ahmad Najib Mantan Asisten I Biro Kesra Pemprov Sumsel sekaligus mantan Pj Walikota Palembang saat ditahan Kejati Sumsel

Pantauan di lapangan, Penahanan terlebih dahulu dilakukan terhadap kedua tersangka Antoni dan loka pada sore hari pukul 17.00 WIB, dan disusul pada pukul 21.00 WIB Penahanan terhadap Ahmad Najib usai menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Nampak ketoganya dengan mengenakan rompi orange tahanan Kejati Sumsel satu persatu tampak keluar dari Gedung Kejati Sumsel menuju mobil tahanan yang disiapkan menuju Rutan Klas 1 A khusus Tipikor Pakjo Palembang guna menjalani masa penahanan 20 hari kedepan.

Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH, Jumat (1/10) malam mengatakan ditetapkannya Akhmad Najib  yang saat ini juga menjabat Plt Asisten III Bidang Adm dan Umum Pemprov Sumsel serta dua tersangka lainnya  tersebut sebagai tersangka saat ini terkait adanya dugaan penyalah gunaan wewenang terhadap Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dalam pembangunan Masjid Sriwijaya Jakabaring.

“Yang bersangkutan langsung kita lakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Tipikor Pakjo Palembang guna proses penyidikan lebih lanjut,” singkat Khaidirman.

Diketahui, dengan kembali ditetapkan tersangka dalam perkara ini, total Pidsus Kejati Sumsel telah menetapkan 12 orang tersangka.

Kasus dugaan korupsi ini diusut Kejati Sumsel sejak awal tahun lalu. Penyidikan kasus tersebut bermula dari mangkraknya pembangunan masjid.

Pembangunan Masjid Sriwijaya oleh Yayasan Wakaf Sriwijaya ini menggunakan dana hibah Pemerintah Provinsi Sumsel tahun 2016 dan 2017 sebesar Rp 130 miliar. Namun pembangunan fisik tersebut diduga tidak sesuai dengan anggaran proyek tersebut.

Namun, dilihat dari fisik bangunan tersebut, tidak sesuai dengan dana yang telah keluarkan sehingga pihak Kejati Sumsel melakukan penyelidikan.(vot)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Gubernur Akan Perbaiki Jembatan Gantung Desa Lontar

Baturaja, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru berjanji akan segera memperbaiki jembatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *