Usai Merger, Bagaimana Nasabah 3 Bank Syariah? | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Usai Merger, Bagaimana Nasabah 3 Bank Syariah?

Palembang, Detik Sumsel – Setelah resmi di launcing oleh Presiden Joko Widodo awal Februari yang lalu, Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan gabungan dari tiga bank syariah, yakni bank Syariah mandiri, BNI syariah dan BRI syariah saat ini memasuki tahap perbaikan sistem.

Area Manager Bank Syariah Indonesia cabang Palembang, Luthfi Bukhori mengatakan, merger ini masih awalan dan masih panjang perjalananya difebruafi ini baru tiga cabang yang rollout karena ini melibatkan sistem, budaya dan produk.

“Secara merger kami sudah bergabung tidak ada lagi BSM,BRI syariah maupun BNI syariah menjadi BSI, tapi implementasi sistemnya saat ini baru 3 cabang semuanya di Jakarta, cabang BSI Hasanuddin eks BSM, jakarta kebun jeruk eks BRI syariah dan Cabang BSD eks BNI syariah, dipilihnya Jakarta untuk mempermudah koordinasi,”ungkapnya, Jum’at (26/02).

Luthfi Bukhori mengakui, marger ini masih membutuhkan waktu, karena ini mengunakan sistem, ada sistem yang perlu diperbaiki terutama untuk menunjang keyamanan nasabah ekstiga bank syariah tersebut.

Untuk sistem BSI mengunakan legisi dari eks bank syariah mandiri (BSM) karena mengunakan sistem BSM jadi nasabah eks bank ini tidak ada kendala ketika ada peralihan sistem ke BSI.

Baca Juga :   Tingginya Animo Pasar, Smartfren Kembali Luncurkan Kartu Perdana 1ON+

“Tapi untuk nasabah eks BNi Syariah dan BRI Syariah mereka harua melakukan pergantian buku tabungan, rekening dan menganti kartu ATM ke BSI,” lanjut Luthfi didampingi Area Operation &Servis Manager BSI Palembang, Dini Evriliany kepada detiksumsel.com.

Luthfi menambahkan, untuk pergantian buku tabungan ini akan dilakukan secara bertahap, karena untuk pergantian ini tidak bisa dilakukan by sistem, tapi sacara manual, dimana nasabah tersebut harus datang sendiri ke Bank BSI untuk melakukan perpindahan tersebut.

“Untuk perpindahan rekening harus ada permintaan dari nasabah karena kalau by sistem dikhawatirkan akan terjadi kekeliruan dalam perpindahan rekening nasabah tersebut,”katanya lagi.

Sekarang perpindahan rekening ini sudah diterapkan di Jakarta, untuk Palembang bagi nasabah yang ingin menganti buku atau ATM dilakukan secara bertahap dicabang-cabang yang sudah rollout seperti BSM demang lebar daun, BRI Syariah Rivai dan BNI Syariah KM 3,5 yang awal maret ini menjadi cabang yang sudah ready di marger.

Tapi untuk cabang-cabang yang belum rollout masih bisa mengunakan buku tabungan dan ATM dimasing-masing cabang eks bank legisi sebelum rollout.

Baca Juga :   PGN Komitmen Bangun Terminal LNG

Tapi setelah rollout nasabah bank tersebut diwajibkan mengantinya dengan kartu ATM atau tabungan BSI.

“Untuk Palembang sendiri yang sudah benar-benar rollout ada tiga cabang, yakni BSM demang lebar daun, BNI Syariah km
3.5 dan BRI Syariah kapren rivai, yang harus segera menganti rekenig dan ATMnya,” jelasnya.

Sedangkan cabang lainya dari 3 bank syariah yang dimarger ini yang rollout, maka nasabahnya masih bisa mengunakan ATM dan buku tabungan mereka sampai 2q Agustus mendatang sesuai denga ketentua pemerontan

bank BNI san BRI syariah dan ba mandiri syariah, yang cabangnya belum rollout maka nasabahnya .masih bisa mengunakanya sampai 21 Aguatus mendatang.

Bagi yang menjadi nasabah BRI syariah dan BNI syariah, pihak perbankkan akan menghubungi nasabah tersebut, dan nasabah diwajibkan untuk melakukan korscek dimana mereka membuka rekening atau bisa juga melalui bank tersebut untuk memastkan kepastianya.

Ditambahkannya, saat ini tercatat ada 15 ribu sampai 30 ribu nasabah yang akan melakukan pemindahan rekening, jadi memang membutuhkan waktu yang lama agar semua nasabah terlayani dengan baik. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Ekonomi Syariah Harus Bisa Bangkit Lebih Maju Lagi

Palembang, Detik Sumsel – Di tengah pandemi yang belum bearkhir, ekonomi syariah memiliki peranan penting …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *