Vayan Dibekuk BNN Saat Berusaha Kabur Lompati Pagar | Detik Sumsel
BNI"
Pelaku Vayan Saputra (baju putih) tertunduk pasrah saat petugas BNN Kota Prabumulih menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan dari tangannya. (Ichal/detiksumsel.com)
Pelaku Vayan Saputra (baju putih) tertunduk pasrah saat petugas BNN Kota Prabumulih menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan dari tangannya. (Ichal/detiksumsel.com)

Vayan Dibekuk BNN Saat Berusaha Kabur Lompati Pagar

Kurir Sabu, Diupah Rp 2 Juta 

Prabumulih, Detik Sumsel – Varan Saputra (26), kurir narkoba jenis sabu berhasil diciduk tim berantas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih.

Warga Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini diringkus, Kamis (13/09) sekitar pukul 21.00 wib, di sebuah rumah Jalan Kopral A Wahab, Kelurahan Muntang Tapus.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti sabu sebanyak empat paket dengan berat 35,49 gram, satu set alat hisap sabu, satu unit sepeda motor jenis Honda Beat, satu unit handpone jenis Samsung serta uang tunai Rp2 juta.

Guna pengembangan penyidikan lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti kemudian diamankan di kantor BNN Kota Prabumulih.

Informasi yang dihimpun, ditangkapanya pelaku berdasarkan hasil laporan masyarakat. Informasi yang diterima petugas jika rumah yang merupakan milik seorang pengedar narkoba berinisial S kerap dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba.

Bermodalkan informasi tersebut, petugas pun kemudian melakukan pengintaian. Saat itulah, petugas mencurigai sebuah sepeda motor terparkir di depan rumah pelaku S dan kemudian langsung langsung melakukan penggerebekan.

Didapati kedua pelaku tengah menggunakan barang haram tersebut. Namun, saat hendak ditangkap satu pelaku yakni S berhasil kabur. Sementara pelaku Vayan berhasil tertangkap saat hendak mencoba kabur melopati pagar.

“Pelaku S memang sudah menjadi target kita. Namun sayangnya pelaku berhasil kabur. Satu pelaku bernama Vayan berhasil kita tangkap. Pelaku merupakan kurir yang bertugas mengantarkan pesanan sabu milik S,” ujar Kepala BNN Kota Prabumulih Ibdnu Mundzakir saat gelar perkara, Jumat (14/09).

Akibat perbuatannya, pelaku Vayan diganjar pasal 114 tentang narkoba. Dengan ancaman penjara diatas lima tahun.

“Kita masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku S yang berhasil kabur. Karena pelaku merupakan bandar dengan jaringannya cukup besar,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan tersangka, ia diperintah seorang bandar asal Kabupaten Pali untuk mengantarkan pesanan narkoba kepada pelaku S di Prabumulih. Dengan iming-iming uang senilai Rp 2 juta, pria yang bekerja sebagai supir di PT Bima ini pun tergiur dan bersedia mengantarkan pesanan sabu tersebut.

Aku baru duo kali ngantarke pesanan sabu ini. Aku tegiur kareno sekali ngantar dikasih upah Rp2 juta. Pas ngantarke barang itu aku diajak make dulu oleh S. Lagi asik make dak taunyo polisi datang. Budak itu berhasil kabur, sedangkan aku keno tangkap,” katanya. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

DPC Demokrat Prabumulih Bagikan 1 Ton Beras dan 200 Kardus Mie Instan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Prabumulih, Detik Sumsel – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Prabumulih bagikan sebanyak 1 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *