Wali Kota Palembang Resmi Teken Kenaikan UMK Sebesar Rp 3,5 Juta

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com — Wali Kota Palembang, Harnojoyo resmi meneken Upah Minimum Kota (UMK) di Palembang, yakni naik sekitar 7,5 persen dari UMK sebelumnya.

“Ya, hari ini saya sudah menandatangani UMK di Palembang naik sekitar, Rp 3.500.065,” kata Harno saat dijumpai detiksumsel.com, Selasa (29/11/2022).

Kenaikan tersebut diungkapnya setelah melakukan rapat bersama Dinas Keternaga Kerjaan Kota Palembang serta OPD terkait.

Kenaikan tersebut menyusul dari UMP Sumatera Selatan yang naik, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 877/KPTS/Disnakertrans/2022 tentang Upah Minimum tahun 2023 kenaikan UMP di Sumsel naik sebesar 8,26 persen atau senilai Rp 3.404.177,24,- dari tahun sebelumnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, S A Supriono mengatakan jika keputusan kenaikan UMP ini merupakan kewajiban pemprov untuk mengumumkannya.

“Jadi ini menjadi kewajiban bagi Pemprov untuk mengumumkannya melalui SK Gubernur Sumsel yang mana ini sebelumnya merupakan produk dari dewan pengupahan,” ucap Supriono saat konferensi pers di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (28/11/2022).

Selain itu, Supriono menegaskan kepada perusahaan yang menerbitkan upah lebih tinggi yang telah ditetapkan saat ini dilarang untuk menurunkan upah.

“Jadi bagi pekerja dengan masa kerja minimal 1 tahun upahnya tidak boleh diganggu gugat, bagi yang kurang dari 1 tahun itu bisa disesuaikan.  Apabila ini dilanggar maka perusahaan yang bersangkutan akan dikenakan sanksi,” jelasnya.

Sebelumnya pemerintah telah melakukan penghitungan penyesuaian nilai upah minimum melebihi 10 persen.

Komentar