banner 728x250

Warga Pagaralam Resah Kemunculan Beruang Masuk Pemukiman

Ilustrasi Beruang Liar
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Pagaralam, Detik Sumsel- Suasana mencekam saat ini terus dirasakan warga Dusun Sukarami, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam. Hal ini karena beberapa hari ini binatang buas jenis beruang madu mulai masuk pemukiman warga yang notabennya kawasan tersebut memang terletak dengan hutan dan perkebunan.

Informasi adanya Beruang Madu, juga sempat dibagikan ke media sosial Facebook oleh akun bernama @Izen Weliyanto Izen . Dalam postingannya, ia menuliskan ‘Minta tolong ngi BKSD. Didusun Sukarami kelurahan muara siban. Ade binatang buas yaitu beruang lagalak masuk dusun, jadi la agak meresahka masarakat jadi sebelom memakan korban Minta tolong ape ka ditangkap lewat jebakan atau diracun, Karne beruang itu termasuk hewan dilindungi jadi kami berharap BKSD pacak nangulanginye, sebelom terjadi Ade korban. Yang kami Dide inginka.”tulisnya.

Itu juga tidak disertai dengan unggahan video atau foto yang di unggahnya ke dalam grup Facebook Dangau Besemah.

Baca Juga :   Harganas, Pemkot Pagaralam Laksanakan KB Gratis untuk Masyarakat

Izen (36) warga Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan yang kesehariannya bekerja menunggu Kopi di lokasi kemunculan beruang mengatakan kemunculan beruang tersebut sudah sering

“Beruang tersebut sudah sering masuk pemukiman dan di takutkan hewan buas tersebut melukai warga.” Katanya, Jumat (1/7)

Ia menceritakan Kemunculan Beruang tersebut sudah sering kali beberapa tahun pamannya pernah mengalami di gigit hewan buas tersebut dan beberapa hari yang lalu ada satu keluarga tidak sengaja menabrak hewan buas itu.

“Empat tahun lalu paman saya pernah di gigit oleh beruang tersebut hingga mengalami luka dan beberapa hari yang lalu ada satu keluarga tidak sengaja menabrak hewan dan untungnya beruang tersebut tidak melukai keluarga tersebut.”jelasnya.

Baca Juga :   Anggota Polres dan KPH X Dempo Dapati Bekas Lubang Galian Tambang Emas Ilegal

Ia berharap kepada petugas yang paham dan mengerti tentang hewan buas tersebut agar segera cepat bertindak.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL