Warga Resah, Kawasan Keban Agung Kembali Jadi Tempat Balap Liar | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Beberapa pemuda saat melakukan balap liar di kawasan Keban Agung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam

Warga Resah, Kawasan Keban Agung Kembali Jadi Tempat Balap Liar

Pagaralam, Detik Sumsel- Meski sudah sering dikeluhkan warga bahkan dibubarkan oleh pihak kepolisian, namun sepertinya kawasan jalan menuju Dusun Keban Agung, Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan, masih menjadi kawasan favorit bagi penghobby balap liar untuk memacu kendaraan dijalan tersebut.

Hal ini terbukti dengan kembali rutinya kawasan ini dijadikan arena balapan liar setiap harinya terutama pada sore maupun malam hari. Sehingga dengan kondisi ini membuat sebagian besar warga sekitar mengeluh dan resah.

Salah satunya yang diungkapkan Bambang (35) warga Keban Agung yang mengungkapkan keresahanya karena kawasan ini kembali menjadi tempat balapan liar. Ia menilai jika balapan liar tersebut selain dapat menggangu lalu lintas, juga dapat membahayakan warga sekitar, serta pengguna jalan.

“Memang sempat stop beberapa bulan aktivitas balap liar dikawasan tersebut, karena sudah dirazia polisi, namun belakangan ini kembali terjadi dan hampir tiap hari dek, sehingga membuat masyarakat resah.” Katanya, Kamis (30/9).

Tentunya dengan kondisi ini, selaku masyarakat yang bermukim di kawasan Dusun Keban Agung berharap pihak terkait dalam hal ini Kepolisian untuk dapat bertindak cepat membubarkan aktivitas balapan liar dikawasan tersebut.

“Sebab sangat membahayakan pagi pengguna jalan, warga sekitar serta pelaku balapan liar sendiri,”ujarnya.

Menyikapi keluhan tersebut Kasat Lantas Polres Pagaralam AKP Herman Ahiri menuturkan terkait balapan liar yang sudah meresahkan warga ink, pihaknya akan rutin melaksanakan patroli dikawasan yang kerap dijadikan tempat balapan liar.

“Kita akan menurunkan personil untuk melakukan patroli rutin dibeberapa titik yang dinilai menjadi tempat balapan liar.”jelasnya.

Sambung Herman menegaskan, jika masih kedapatan melakukan balapan liar akan kita bubarkan, dan kita beri sanksi tegas, berupa penilangan dan menyita motor yang digunakan untuk balapan liar.

“Kita juga berharap peran aktif masyarakat untuk cepar melaporkan jika melihat ataupun dilingkunganya menjadi tempat balapan liar.”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pipa Minyak Mentah Adera Bocor, Ini Penjelasan Pertamina

PALI, Detik Sumsel- Lagi-lagi pipa minyak mentah bocor milik Pertamina Hulu Rokan ( PHR) Regional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *