Weni Septalia SH MH Alumni Lemhanas RI: Hilangnya Adat Ketimuran Masyarakat Indonesia Sampai Tidak Ada Etika Kepada Pemimpin

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, Detik Sumsel — Weni Septalia SH MH praktisi hukum yang juga alumni Lemhanas RI menyoroti sikap tata keramahan warga negara Indonesia sudah amburadul dibuat tidak punya etika terhadap pemimpin dan pimpinan.

“Kita banyangkan masak rakyat jelata bilang Presiden berbohong dan Novel Baswedan mengatakan KPK bohong. Apa begini cara orang Indonesia yang selama ini dikenal sopan santun dengan adat Timur nya yang baik dan ramah tamah,”kata Weni Septalia kepada detik Sumsel.com Selasa (5/7/2022).

Dikatakan Weni, adat ke Timuran orang Indonesia dirusak oleh orang yang tidak menjaga adat ke Timurannya. Sehingga tidak ada tata krama dan sopan santun orang kepada sesama manusia.

Baca Juga :   Aksi Damai Dukung Kejagung dan MA Periksa Kasus Ferdy Sambo

“Jangankan sesama masyarakat pemimpin pimpinan sudah tidak dihormati. Pemimpin pimpinan sudah tidak di hormati dan dibilang bohong,”tutur Weni

Lebih lanjut dikatakan Weni, kehidupan orang tua kita mulai dari jaman nenek moyang kita dulu Indonesia dalam kehidupan sehari hari kental dengan adat ketimurannya yang baik sopan santun serta punya tata krama baik. Tapi semuanya sudah sirna dan tidak beretika

“Saya berharap polisi sebagai pengayom pelindung masyarakat dan menteri aparatur negara segera bertindak menindak kalau ada ASN yang tidak menghormati pimpinan bahkan mengatakan pimpinan berbohong dengan tindakan tegas sesuai dengan kode etik ASN,”pungkasnya.(oji)

Iklan Detik Sumsel

Komentar